hero
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bin Saud. (REUTERS)

EDITOR : REZA ADITYA

24 Februari 2017, 20:00 WIB

INDONESIA

Pemerintah Indonesia bersiap menyambut kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bin Saud. Sedianya Salman membawa sebanyak 1.500 rombongan akan sowan ke tanah air selama sembilan hari pada awal Maret nanti.

Berbagai persiapan dilakukan. Mulai dari menyiapkan ground handling atau layanan khusus penumpang setelah turun dari pesawat di bandara. Termasuk, fasilitas parkir terhadap tujuh pesawat yang dibawa dari Arab.

"Karena kunjungan kenegaraan, kami berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik," kata Direktur Operasional PT Jasa Angkasa Semesta Ibrahim Saleh, selaku penanggung jawab ground handling, Jumat, 24 Februari 2017.

Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi Salman pada tahun 2015. (AL ARABIYA)

 

Ibrahim mengatakan rombongan Raja Salman akan mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Denpasar, Bali. Saat ini, sejumlah tim dari Arab Sudah datang dan wira-wiri menyiapkan kedatangannya.

Pesawat kargo jenis Boeing yang membawa sejumlah peralatan Raja Salman dan rombongannya telah tiba di Halim pada 15 Februari kemarin. Adapun jenis barang yang dibawa antara lain dua unit eskalator elektrik dan empat kendaraan Mercy S600.

Ada juga peralatan lain seperti sinar-x dan perkakas keselamatan sang baginda selama berada di Indonesia. Jika ditotal, berat kargo yang dibawa rombongan Kerajaan Arab itu mencapai 400 ton. Kini, muatan itu sudah disusun di Halim dan Ngurah Rai.

Raja Salman nantinya akan langsung disambut Presiden Joko Widodo di Halim pada 1 Maret 2017 nanti. Dia kemudian diundang Jokowi ke Istana Bogor.

Raja Salman saat berkunjung ke Amerika Serikat pada tahun 2015. (WP)

 

Di hari keduanya atau tanggal 2 Maret 2017, Salman berencana menyampaikan pidatonya di gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Setelah itu, dia akan tur singkat ke Masjid Raya Istiqlal dan diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Hari ketiga, raja berusia 81 tahun itu akan bertemu dengan sejumlah pengusaha asal Arab Saudi yang berinvestasi di Indonesia. Kunjungan kenegaraan berakhir di hari ketiga.

Di hari keempat, Raja Salman bertolak ke Bali bersama ribuan rombongan lainnya. Di sana, dia akan berlibur menikmati pesona zamrud khatulistiwa.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kedatangan Salman ke Indonesia sebagai balasan kunjungan pada tahun 2015. Pada saat itu, Presiden Joko Widodo berkunjung ke Arab dan bertatap muka dengan Raja Arab Saudi ketujuh itu.

"Di samping mempererat hubungan persahabatan maka sesuai visi ekonomi  tahun 2030, mereka ingin investasi di luar minyak dan gas," ujar Kalla.  "Indonesia sebagai negara yang besar ingin tingkatkan investasi sektor wisata dan keuangan perbankan."

Raja Arab Saudi datang pertama kali dan terakhir ke Indonesia pada tahun 1970. Saat itu Raja Faisal bertemu dengan Presiden Soeharto. Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama kedua negara.

INDRIALITA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments