hero
(Animation of a Broken Heart Stock Footage)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

11 Januari 2017, 07:15 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Setiap orang mungkin pernah mengalami sulitnya move on, apalagi jika move on dari orang yang sudah lama menjalin hubungan dengan kita. Nah, psikolog Karina Apriliani punya cara efektif untuk melupakan masa lalu seperti dikutip dari Indonesia Morning Show NET berikut ini:

Menerima kondisi yang terjadi pada hubungan kamu

Tidak mudah memang menghadapi perubahan dalam hidup kita. Apalagi kita sudah nyaman dengan kondisi atau sosok (mantan) tersebut. Pasti banyak kenangan, baik maupun buruk, yang secara signifikan akan memengaruhi hidup kita.

“Itu yang bikin sulit move on karena secara signifikan memengaruhi kita dan mungkin membuat kita melakukan perubahan pada diri kita entah secara positif maupun negatif,” kata Karina.

Membiasakan diri dengan kondisi baru tanpa pasangan

Kamu mungkin akan kesulitan keluar dari zona nyaman. Hal ini menjadi salah satu indikator kenapa orang sulit move on. “Ketergantungan pada mantan membuat kita sulit move on,” katanya.

Secara signifikan, si mantan memengaruhi kita, membuat zona nyaman. Hal itu membuat kita tergantung. “Kita terbiasa ada dia, kalau ada apa-apa kita cerita sama dia, minta bantuan dia, itu juga membuat kita sulit move on,” terang Karina.

Mencurahkan perasaan hati (curhat) dengan orang terdekat dan dipercaya

Liburan juga bisa menjadi media mencurahkan perasaan hati. Liburan bisa dilakukan dengan keluarga atau teman. Kepada mereka, kita bisa curhat. Tentu jangan liburan sama mantan dong!

“Hal baru yang efektif menurut saya liburan, tentu enggak sama mantan. Liburan bisa bisa dengan keluarga, teman, atau sendiri. Liburan itu ada suasana baru, tempat baru, kita pun sebagai yang mau move on bisa melihat segala hal dari sudut pandang lain. Jadi hidup kita tidak hanya bolak-balik mikirin dia,” ungkapnya.

Karina Aprilian, psikolog. (NET/Indonesia Morning Show)

Mendisiplinkan diri untuk tidak berusaha mencari tahu tentang mantan

Kata orang, meski sudah putus, komunikasi dengan mantan harus tetap tersambung. Tetapi menurut Karina, untuk bisa move on kadang diperlukan menghindari sang mantan, termasuk komunikasi. Jika mantan tersebut teman sekantor, sekolah atau kuliah, kata dia, berarti kita hubungan hanya sebatas profesional saja

“Menurut saya proses move on termasuk mengisolasi diri dari dia (mantan) kalau itu memang dibutuhkan. Karena kita membiasakan diri tanpa dia, kalau tiap hari lihat, setiap hari ketemu, kapan terbiasanya,” ujarnya.

Mencoba hal baru

Langkah ini paling penting. Melihat suasana baru bisa berarti liburan atau travelling. Saat seseorang mengalami hal tak menyenangkan, apa pun itu, harus bisa melihat dari sudut pandang lain yang lebih baik. Nah, travelling bisa memberikan sudut pandang baru.

Belajar mencintai diri anda sendiri

Langkah ini juga signifikan agar bisa move on. Kita belajar mencintai diri kita sendiri berarti menerima apa pun yang terjadi. Memaafkan diri sendiri juga bagian dari move on. Mencintai diri sendiri akan menumbuhkan rasa percaya diri. Yang penting dalam memaafkan ini adalah ikhlas. Dengan kata lain, kesalahan kita yang membuat suatu hubungan gagal, harus diterima lapang dada.

“Kita belajar sabar sama diri kita sendiri. Karena proses move on tak ada yang bilang gampang. Jangan sampai orang lain mungkin sudah men-judge kita, kita pun jangan sampai men-judge diri kita sendiri,” katanya.

Waktu

Waktu adalah obat efektif untuk move on. Perubahan atau move on bisa dilakukan rata-rata dalam waktu 2 - 3 bulan. Tapi tiap orang punya tempo berbeda untuk bisa move on.

“Pasti waktu secara signifikan membuat kita bisa berpikir. Sama dengan kalau kita kena syok, pasti ada momen di mana kita seperti kebal, tapi ada momen di mana kita kembali pada diri kita yang mulai menerima,” katanya.

NET INDONESIA MORNING SHOW

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments