hero

EDITOR : DASNITA M. SINAGA

6 Januari 2017, 09:10 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Dick Clark Production membantah tuduhan diva pop dunia Mariah Carey yang mengatakan bahwa rumah produksi tersebut merusak penampilannya saat mengisi acara Dick Clark's New Year's Rockin' Eve di Times Square, New York, Sabtu (31/12/2016) lalu.

Dalam konser yang dipandu Ryan Seacrest itu, Mariah Carey ketahuan melakukan lip sync dalam beberapa lagu.  Lebih memalukan lagi, ia tidak mampu melakukan lip sync dengan baik. 

Penampilan ibu dua anak ini awalnya biasa saja.  Namun aksinya menurun saat membawakan lagu 'Aude Lang Syne'. Mantan istri Nick Cannon ini berusaha menutupi kekacauan dengan mengikuti tarian para penari latar. 

Kekacauan kembali terjadi saat ia lagu hitsnya, 'We Belong Together'. Di saat musik masih mengalun, perempuan yang disebut Princess DIva ini malah meninggalkan panggung.

Perempuan berambut pirang ini terlihat kesal selama pertunjukan berlangsung.

Bencana ini langsung jadi berita utama media internasional. Beredar kabar bahwa Mariah Carey sengaja melewati beberapa lagu meski lagu-lagunya diputar di latar belakang.

Sementara Nicole Perna, perwakilan  Mariah Carey, menyalahkan masalah teknis pertunjukan. Melalui sebuah wawancara dengan Billboard, Nicole Perna menuding penyelenggara, Dick Clark Productions, menghambat kinerja Mariah Carey.

“Mereka (tim produksi) bilang semua akan baik-baik saja begitu dia di panggung. Tapi, itu tak terjadi dan mereka kembali diberitahu soal earpiece-nya,” ujar Nicole Perna. “Bukannya memperbaiki agar Mariah bisa tampil, mereka malah tetap live.”

Akibatnya, rasa malu menjebak sang diva untuk melakukan kegagalan dalam konser yang disaksikan puluhan ribu penonton yang memadati Times Square. Pihak Mariah Carey juga menyangkal tudingan bahwa diva ini sengaja berniat lip sync.

“Mariah Carey tidak melakukan lip sync. Ia terlihat mondar-mandir frustrasi karena earpiece-nya tidak berfungsi, ia tidak bisa mendengar dengan jelas alunan musik yang sedang dimainkan,” kata Nicole Perna.

 

Pihak Mariah Carey telah menyampaikan keluhan tersebut ke Dick Clark Productions. Namun pihak Dick Clark Productions menepis klaim yang disampaikan pihak Mariah Carey.

"Sebagai produser utama dari acara televisi hidup selama hampir 50 tahun, kami bangga pada reputasi dan hubungan lama kami dengan para artis," katanya pihak Dick Clark Productions dalam pernyataan yang dirilis sehari setelah kejadian, Minggu (1/1/2017).

"Untuk menunjukkan bahwa DCP (Dick Clark Productions), sebagai produser acara musik besar dengan sengaja membahayakan keberhasilan artis adalah fitnah, keterlaluan dan tidak masuk akal." tambahnya

Dick Clark Productions mengklaim sudah melakukan penyelidikan awal dalam insiden itu. Hasilnya, penyelenggara, baik secara teknis maupun non teknis, tidak terlibat dalam masalah yang dialami Mariah Carey di atas panggung.

Orang dekat Dick Clark Productions yang enggan disebutkan namanya menuturkan, sebelumnya semua artis pengisi acara, termasuk Gloria Estefan, telah melewati sesi latihan, begitu juga Mariah Carey. Sumber ini juga mengatakan, semua tidak ada masalah teknis yang ditemukan.

Ironis. Mariah Carey adalah penyanyi pertama yang live di acara Dick Clark Productions pada 2005. Dan saat itu, penampilan Mariah Carey berlangsung mulus.

 

APTN

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments