hero
Bupati Klaten Sri Hartanti yang ditangkap KPK. (NET.Z/Adli)

EDITOR : REZA ADITYA

30 Desember 2016, 19:45 WIB

KAB. KLATEN, INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap tangan Bupati Klaten Sri Hartini. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo membenarkan penangkapan itu dilakukan pada Jumat, 30 Desember 2016 pagi.

Namun dia masih emoh menjelaskan kasus yang menjerat politikus PDI Perjuangan itu. "Nanti tunggu saya konferensi persnya ya," kata Agus.

Informasi yang diperoleh NET, Sri ditangkap komisi antirasuah atas dugaan dana suap mutasi jabatan sejumlah pejabat di daerahnya.  Duit suap diduga mencapai sekitar Rp 2 miliar.

Salah satu ruangan di kantor Pemkab Klaten yang disegel KPK. (NET/Angga)

 

Sri ditangkap di rumah dinasnya yang terletak di Jalan Pemuda No. 194, Klaten. Selain Sri, ada dua pejabat Klaten lainnya yang diciduk komisi antirasuah.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Klaten atas penangkapan itu. Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi mengaku belum mendapatkan detil informasi penangkapan atasannya itu. "Kalau saya pada prinsipnya biarkan proses ini berjalan seperti apa adanya," ujar Jaka.

Sri Hartini adalah Bupati Klaten terpilih yang baru dilantik pada 17 Februari 2016. Dia menjabat wilayah seluas 655 kilometer persegi itu bersama wakilnya, Sri Mulyani.

Sebelumnya, Hartini menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten mendampingi Bupati Sunarna, yang menjabat dua periode yaitu pada tahun 2005-2015. Sunarna ini merupakan suami Sri Mulyani.

Salah satu kendaraan dinas yang disegel KPK. (NET/Angga)

 

Adapun Hartini adalah istri dari Haryanto Wibowo, Bupati Klaten periode 2000-2005. 

ANGGA EKA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments