hero
Debat calon gubernur Jakarta zonder Agus-Sylvi. (NET)

EDITOR : TITO SIANIPAR

16 Desember 2016, 15:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Pasangan calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni menjadi viral di media sosial karena absen di beberapa acara debat. Mereka mengaku rugi karena tak ikut debat.

"Kalau bicara kerugian, ya pastilah," kata Sylviana di Jakarta, Jumat, 16 November 2016. "Bagaimanapun saya enggak mengatakan tidak ada kerugian," tambah mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini.

Pasangan Agus dan Sylvi menjadi viral di media sosial setiap ada debat antar pasangan calon diadakan beberapa pihak. Salah satunya adalah ketika NET mengadakan debat Jakarta Kece, Jumat, 9 Desember 2016 lalu.

Sylvi saat menemui warga. (NET/Angga)

Yang hadir kala itu hanya calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Anies Baswedan. Hal yang sama kembali berulang di acara serupa di Kompas TV, Kamis, 15 Desember 2016 kemarin. Termasuk sebelumnya di Metro TV.

Menurut Sylvi, debat-debat itu tidak diwajibkan oleh penyelenggara pemilihan umum atau KPU Jakarta. "Kalau diwajibkan KPUD pasti kami akan ikuti aturan," tambah Sylvi.

Akibat tidak hadir di sejumlah acara debat, pasangan Agus-Sylvi 'di-bully' di media sosial. Selain tanda pagar #AgusTakutDebat di twitter, ada juga meme yang tersebar meluas terkait ketidakhadiran Agus di acara debat.

Salah satu yang beredar adalah gambar Agus yang sembunyi di balik meja. Di sebelahnya, ada gambar selfie yang berisi Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Basuki Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat. 

Salah satu meme Agus tak ikut debat.

Menurut Sylvi, pihaknya tidak akan membalas karena banyaknya meme yang ditujukan sebagai humor itu. "Saya enggak pernah tersinggung," kata Sylvi. "Saya tidak sempat balas fitnah maupun meme. Enggak lah."

Yang lebih penting dari sekedar ikut debat adalah menemui masyarakat calon pemilihnya. Pertemuan langsung dengan warga, menurut dia, bisa membuat lebih akrab. "Jadi dia mengerti nanti Mpok Sylvi programnya seperti ini," ujarnya.

Ikut atau tidak dalam acara debat yang diselenggarakan pihak-pihak swasta, terang Sylvi, merupakan pilihan. Dan pihaknya sudah memilih untuk tidak ikut debat. "Saya lebih memilih mendengar harapan masyarakat," pungkasnya.

DELVIANA AZARI

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments