hero

EDITOR : REZA ADITYA

29 November 2016, 20:00 WIB

AMERIKA SERIKAT

Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump, mengancam akan menghentikan kerja sama dengan Kuba setelah dia dilantik pada Januari 2017 nanti. Trump berupaya menghancurkan usaha Presiden Barack Obama yang sejak akhir 2014 berusaha menormalisasi hubungan antara AS dan Kuba.

"Jika Kuba tidak bersedia membuat kesepakatan yang lebih baik untuk rakyatnya ataupun AS, saya akan mengakhiri kerja sama," kata Trump, melalui akun Twitternya, Senin, 28 November 2016 waktu setempat. 

Trump mengatakan diplomasi yang dilakukan Obama untuk menormalisasi hubungan antara AS dan Kuba terkesan lemah. Obama, kata Trump, tidak menuntut Kuba untuk menerapkan sistem demokrasi untuk rakyatnya saat kesepakatan normalisasi hubungan kedua negara.

"Obama harusnya mendapatkan kesepakatan yang lebih baik,” ujar politikus Partai Republik itu. Setelah kematian tokoh revolusioner Kuba, Fidel Castro, Trump semakin optimistis Amerika semakin memiliki pengaruh kuat dalam mengintervensi kebijakan politik di negeri cerutu itu.

Fidel Castro. (NET)

 

Hubungan antara Amerika Serikat dan Kuba sejak tahun 1961. Penyebabnya, Revolusi Kuba yang dipimpin oleh Fidel Castro dan Ernesto Guevara menjatuhkan rezim Fulgencio Batista.

Setelah revolusi itu, Kuba kemudian membuat Undang-Undang Agraria yang isinya adalah menyita tanah yang dimiliki oleh perusahaan asing. Salah satunya tanah perusahaan asal AS. Di tahun-tahun berikutnya, Fidel memerintahkan seluruh perusahaan minyak milik AS dinasionalisasi.  

AS geram dan menghentikan hubungan dipolomatik dengan Kuba selama puluhan tahun. Presiden Obama pada tahun 2014 kemarin berupaya menormalisasi hubungan panas sisa perang dingin puluhan tahun silam itu. Dia bertemu dengan Presiden Kuba Raul Castro.

Presiden Obama dan Presiden Kuba Raul Castro pada pertemuan tahun 2014. (REUTERS)

 

Normalisasi hubungan itu diyakini berakhirnya juga embargo perdagangan yang selama ini dilakukan AS terhadap Kuba. Belum juga normalisasi berjalan mulus, Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump membuat kebijakan baru dengan Kuba.

REUTERS | CNN | NYT

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments