EDITOR : REZA ADITYA

10 November 2016, 14:30 WIB

INDONESIA

Belasan keluarga yang mengaku sebagai keturunan pejuang kemerdekaan Surabaya terpaksa harus tinggal di sebuah bungker peninggalan Belanda yang terletak di Jalan Rajawali, Surabaya, Jawa Timur. 

Sudah lebih dari puluhan tahun mereka tinggal di bungker yang dulunya sebagai alat komunikasi dan berlindung tentara Belanda.

"Setelah merdeka, bapak saya dan teman-temannya menempati bungker ini," kata Pengurus Korps Cacad Veteran Republik Indonesia Lilis Susiyangingsih, Kamis, 10 November 2016. "Dan dijadikan kamar pe kamar untuk dihuni ahli waris.

Lilis mengatakan sebelumnya ada sebanyak puluhan kepala keluarga veteran yang tinggal di bungker itu. Secara perlahan, mereka dipindahkan ke sebuah perumahan layak di kawasan Surabaya.

Suasana bungker peninggalan Belanda yang kini dihuni keluarga veteran. (NET CJ)

 

Saat ini, tersisa 14 kepala keluarga yang masih menempati bungker itu. Lilis mengatakan tak lama lagi, semuanya akan dipindahkan ke Perumahan Paka Benowo Surabaya. "Karena bungker ini akan dijadikan sebagai cagar budaya," ujar Lilis. 

Bungker itu merupakan salah satu bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang akan dilestarikan Pemerintah Kota Surabaya. Bentuk bungker itu seperti kapsul dengan ketebalan tembok mencapai 80 centimeter.

Di bagian pintunya, terbuat dari besi baja tebal. Uniknya, lokasi bungker itu sengaja dibuat seolah seperti permukiman warga untuk mengelabuhi tentara Indonesia saat pertempuran Surabaya.

Seperti apa bentuknya? Yuk, kita simak videonya di atas.

PERMANA FAJAR (NET CITIZEN JOURNALIST)

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments