hero
Ilustrasi nama Donald Trump. (Pixabay)

EDITOR : REZA ADITYA

9 November 2016, 20:00 WIB

INDONESIA

Sejumlah presiden dan pemimpin negara di seluruh dunia memberi ucapan selamat atas kemenangan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Di Indonesia, Presiden Joko Widodo memberi apresiasi atas pilihan rakyat negeri adikuasa itu memilih Trump sebagai presiden.

"Kami sangat menghargai, hubungan kami tetap akan baik," kata Jokowi, sapaaan Joko Widodo, Rabu, 9 November 2016. "Terutama hubungan dagang dan investasi."

Presiden Joko Widodo. (NET)

 

Jokowi mengatakan Indonesia tidak mempermasalahkan siapapun yang terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Amerika, kata Jokowi, masih termasuk lima investor besar di tanah air. Menurut dia, keterpilihan Trump sebagai presiden tidak akan mengubah hubungan dagang antara Indonesia dan Amerika.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte juga memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Trump. Duterte sebelumnya sempat bersitegang dengan pemerintah AS setelah dia mencaci Presiden Barack Obama.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (REUTERS)

 

Namun kini Duterte berharap pemerintahan Trump bisa membuat hubungan kedua negara membaik. "Kami siap bekerja sama dengan Amerika," ujar dia.

Terpilihnya Trump sebagai presiden juga disambut baik Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin berharap Trump bisa membuat hubungan antara Rusia dan Indonesia lebih harmonis. Khususnya dalam isu keamanan global yang membuat kedua negara sempat memanas.

Presiden Rusia Vladimir Putin. (REUTERS)

 

"Kami sebenarnya tidak ingin hubungan dengan Amerika membaik. Tapi karena ada kepentingan yang lebih besar terkait ekonomi dan keamanan, kami ingin bersahabat dengan Amerika," ujar Putin. Putin juga mengatakan siap bekerja sama dalam proyek-proyek srategis bersama Amerika setelah Trump dilantik jadi presiden.

Ucapan selamat juga datang dari Benua Hitam. Presiden Rwanda Paul Kagame berharap negaranya menjalin hubungan yang lebih baik dengan Amerika setelah Trump disahkan jadi Presiden Amerika Serikat. "Dan menyusun adminstrasi kedua negara yang lebih baik," ujar Kagame.

Presiden Rwanda Paul Kagame. (REUTERS)

 

INDRA RAHARJA | RUSSIAN TODAY | REUTERS | BBC | AFRICAN NEWS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments