hero
Michelle Obama. (REUTERS)

EDITOR : FAJAR ANUGRAH PUTRA

9 November 2016, 07:25 WIB

AMERIKA SERIKAT

I’m a woman, I like clothes. I like shoes.” Begitu pernyataan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang memiliki selera fashion unik. Gaya berbusana May juga sering diulas oleh media-media di Inggris.  


Bukan hanya May, wanita-wanita berpengaruh di dunia berikut ini menunjukkan bahwa karir hebat tetap tidak meredupkan kecintaan mereka terhadap fashion:  

1. Theresa May, Perdana Menteri Inggris

Selera fashion May menjadi perhatian media sejak dia menjabat Juli 2016. Koleksi sepatunya yang ngejreng merupakan ciri khasnya. Mulai dari sepatu Flats Ballet bermotif lipstick, boots kulit selutut, hingga Kitten Heels bermotif Leopard. 

May sempat mendapat banyak kritik soal selera fashion-nya, tetapi banyak juga yang mengapresiasinya. “Kau tahu, kau bisa menjadi seseorang yang cerdas sekaligus menyukai fashion. Kau bisa berkarier dan tetap menyukai fashion, hal itu bukanlah hal yang harus dipisahkan,” katanya dalam acara Women in the World di Oktober 2016.

 

Theresia May dengan high heels motif leopard. (YAHOO)



2. Michelle Obama 

Kesukaannya menggunakan gaun penuh warna yang kadang juga tak berlengan membuat The First Lady of United States ini mendapatkan banyak pujian dari warga negeri Paman Sam. Michelle merupakan Ibu Negara yang mengawali gagasan bahwa Women in Power tidak perlu memadukan gaya fashion dengan pria-pria di sekitarnya.

Michelle mengatakan selamat tinggal pada rok-rok setelan blazer yang biasa dipakai oleh pada First Lady sebelumnya seperti Laura Bush, Barbara Bush, serta Nancy Reagan.
 

Gaun elegan tanpa lengan ala Michelle Obama. (YAHOO) 



3. Hillary Clinton

Saat menjadi First Lady dulu, Hillary terjebak dalam busana pantsuits yang terkadang ia padukan dengan ikat kepala. Hal tersebut membuatnya mendapatkan kritik mengenai pilihan fashion-nya.

Kemudian setelah menjabat sebagai Senator kemudian Menteri Luar Negeri AS, ia mulai mengubah fashion-nya dengan mengikat rambut gaya pony tail serta tidak menggunakan make up berlebih.

Sekarang selama kampanye pencalonannya menjadi Presiden Amerika Serikat, Hillary memilih model setelan yang jauh lebih berani tetapi tidak kaku. Sebagian besar busananya dirancang oleh desainer top seperti Ralph Lauren dan Giorgio Armani. Yang biasanya tidak jauh-jauh dari nuansa unik seperti kulit atau manik-manik.
 

Setelen dengan warna dinamis yang dipakai Hillary. (YAHOO) 



RIEN REKA | YAHOO STYLE

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments