hero
Suasana di kawasan wisata Khao San Road, Bangkok yang sepi (NET/Wibisono Notodirdjo)

EDITOR : REZA ADITYA

20 Oktober 2016, 10:30 WIB

INDONESIA

Jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Thailand terus merosot delapan hari setelah wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. Suasana duka masih menyelimuti negeri gajah putih itu. Perdana Menteri Prayut Chan-ocha pun mengumumkan negaranya memberlakukan masa duka selama setahun. 

Aktivitas hiburan pun dihentikan selama satu bulan. "Inilah yang menyebabkan kawasan hiburan di Jalan Khao San sepi," kata Ketua Asosiasi Bisnis Khao San, Sanga Ruangwattanakul, kepada NET, Kamis, 20 Oktober 2016.

Hanya Beberapa Turis yang Terlihat di Khao San Road (NET/Wibisono Notodirdjo)

 

Khao San merupakan kawasan wisata di Bangkok, Thailand. Jaraknya hanya sepelemparan batu dari Istana Kerajaan. Di sana terdapat banyak hotel, bar dan aneka toko merchandise. Kawasan itu semakin terkenal setelah ditulis dalam sebuah buku berjudul The Beach dan dijadikan destinasi utama para backpacker.

Sanga memprediksi jumlah wisatawan yang datang ke Khao San dalam sepekan mencapai ribuan orang. Setiap malam, kawasan itu selalu ramai dengan dentuman musik elektronik dan juga kerlap-kerlip lampu diskotik. Namun dalam sepekan terakhir, kawasan itu sepi membisu.

Khao San Road yang Terkenal Sebagai Kawasan Hiburan Mendadak Sepi Setelah Kematian Raja (NET/ Wibisono Notodirdjo)

 

"Kunjungan wisatawan anjlok antara 50 dan 70 persen," kata dia. "Itu karena kami sepakat untuk memberhentikan sementara kegiatan hiburan di sini. Kami tidak masalah. Karena kami menghargai suasana duka kematian raja kami."

Pramusaji yang Menanti Kedatangan Wisatawan di Khao San Road (NET/Wibisono Notodirjo)

 

Meski kawasan itu bagai kota mati, sebagian wisatawan yang datang ke sana tak mempermasalahkannya. Pablo Prince, wisatawan asal Inggris, mengaku datang ke Bangkok bukan sekadar untuk menikmati gemerlap pesta hiburan. "Kami tidak mempermasalahkan kota ini sepi, karena kami datang ke sini bukan untuk pesta-pesta," ujar dia.

WIBISONO NOTODIRJO (BANGKOK)

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments