EDITOR : AULIA RAHMAT

29 September 2016, 18:38 WIB

SUMATERA SELATAN, INDONESIA

Anggota TNI dari Pomdam II Sriwijaya menghukum push-up tiga bocah yang hendak kabur dari Operasi Wira Lembing yang diadakan di Jl. Kapten A. Rivai Palembang, Kamis,29 September 2016.

Mereka dihentikan petugas karena tidak mengenakan helm, tidak membawa surat dan berboncengan tiga dalam satu motor. Saat di setop mereka langsung memutar arah dan berusaha melarikan diri. Langkahnya berhasil dihentikan petugas yang sigap mencengkramnya. 

Atas tindakannya. Ketiga bocah langsung dikenai hukuman push-up sebanyak 20 kali dan menuntun motor mereka sejauh 100 meter. 

Sedianya, Operasi Wira Lembing bertujuan menertibkan penggunaan atribut militer oleh warga sipil. Anggota Pomdam juga menindak para anggota TNI dari Kodam II Sriwijaya yang kedapatan melanggar lalu lintas. TNI juga tidak menutup mata jika ada warga sipil yang secara terbuka melakukan pelanggaran. Bedanya hanya hukuman fisik dan mental yang mereka berikan kepada pelanggar sipil.

"Prioritas penegakan tata tertib kepada prajurit TNI. Karena TNI merupakan contoh bagi masyarakat sipil," ujar Kepala Penerangan Kodam II Sriwijaya Kolonel Syaeful Mukti Ginanjar.

Dari razia berhasil diamankan sejumlah kendaraan berbalut stiker militer. Petugas langsung mencopot stiker-stiker ini. Sedangkan anggota TNI yang tertangkap melanggar lalu lintas akan memperoleh tilang administratif dari kesatuan TNI.

ARDHIANSYAH NUGRAHA
 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments