hero

EDITOR : OCTOBRYAN

23 September 2016, 03:00 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Koalisi Kertanegara antara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera disebut tidak akan bergabung dengan Poros Cikeas dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, saat ini partainya dan PKS tinggal memantapkan nama calon wakil gubernur untuk mendampingi Sandiaga Uno yang telah diumumkan menjadi calon gubernur sebelumnya.

"Dalam waktu dekat akan ada keputusan, nama-nama sudah mengerucut. Tinggal tunggu pengumuman," ujarnya di Jakarta, Kamis, 22 September 2016.

Sandiaga Uno calon Gubernur dari Partai Gerindra

Sementara Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pihaknya masih melihat perkembangan mengenai figur yang akan mendampingi Sandiaga Uno dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta mendatang.

"Kita mengikuti perkembangan, akan ada keputusan sebaik-baiknya," ujarnya.

Prabowo juga belum dapat memastikan keputusan terkait bakal pasangan calon yang akan diusung. Prabowo terus berkata masih melihat perkembangan yang ada.

Diketahui nama-nama yang menjadi pilihan Gerindra adalah Yusril Ihza Mahendra, Anies Baswedan, Sandiaga Uno,

Koalisi Partai Gerindra dan PKS lolos persyaratan KPUD DKI dalam mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Keduanya memperoleh 26 kursi pada pilkada 2012 lalu.

Sementara itu di Cikeas, sejumlah petinggi parpol sudah berdatangan yakni Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan Sekjen Abdul Kadir Karding, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy dan Sekjen Arsul Sani. Kemudian ada Wakil Ketua umum Partai Demokrat Syarief Hasan dan Sekjen Hinca Panjaitan.

Pimpinan Partai Koalisi Cikeas gelar pertemuan bahas pilkada DKI Jakarta

Partai-partai itu kemudian dikenal dengan Koalisi Cikeas. Gabungan empat partai ini memperoleh 28 kursi pada pilgub 2012 lalu. Hal ini memenuhi persyaratan KPUD DKI Jakarta untuk mengajukan pasangan calon sebanyak 22 kursi.

"Bukan soal beda nama, tapi yang pasti kita mengkonklusi hasil pertemuan ini,"   Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy, Kamis, 22 September 2016.

Adanya dua koalisi itu berpotensi memunculkan dua opsi, dimana akan ada dua pasang calon berbeda, yaitu satu pasangan calon dari koalisi Kertanegara dan satu pasangan calon dari koalisi Cikeas.

Basuki Tjahaya Purnama dan Djarot Syaiful didaftarkan koalisi PDIP sebagai pasangan cagub dan cawagub pilkada DKI

Jika terjadi, Dua koalisi tersebut akan bertarung dengan Koalisi pengusung petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Pasangan ini diusung PDI Perjuangan, NasDem, Hanura dan Golkar yang sudah mendaftar ke KPUD DKI, Rabu kemarin. 

PRITA KUSUMA | AZ-ZAHRA | OCTABARRY

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments