EDITOR : PUTU DYAH

20 September 2016, 16:05 WIB

JAWA TIMUR, INDONESIA

Selain buat penerangan, lilin juga bisa jadi hiasan. Seperti lilin ukir yang dibuat Dedi Wirabuana dan Anton Wahyudi yang masih menjadi satu-satunya di Indonesia. Ada lilin berbentuk pagoda, pohon natal atau monumen unik dengan berbagai warna.

Lilin dibuat dengan pola yang simetris. (NET/ Sarah Narulita)

Semua dibuat secara handmade di rumah produksi yang ada di Malang, Jawa Timur. Dedi dan Anton memakai lilin dari Cina berjenis paraffin wax karena lebih lentur. Saat baru dibuat, lilin ini juga tidak cepat dingin jadi pengukir punya cukup waktu untuk berkreasi. Sedangkan lilin yang banyak dijual di pasaran mudah mengeras dan gampang patah.

Parafin wax yang jadi bahan dasar. (NET/ Sarah Narulita)

Proses membuat lilin ukir ini nggak sembarangan. Pengukir harus memprosesnya saat masih hangat agar mudah dibentuk. Ketelitian juga jadi hal wajib, karena lilin yang sudah terukir nggak bisa diperbaiki. Apalagi bentuk lilin yang detail di semua sisinya jadi keunggulan kreasi produk ini.  

Tidak butuh waktu lama untuk Dedi dan Anton dalam mengukir lilin. Untuk lilin berukuran 6 cm, hanya dibutuhkan waktu satu menit. Sedangkan yang lebih besar, dengan ukuran 11-22 cm, diperlukan waktu tidak lebih dari lima menit. Selain membentuk lilin, mereka juga membuat lilin dasar dan mewarnainya sendiri agar bisa lebih berkreasi.

Proses pengukiran lilin dilakukan dalam waktu singkat. (NET/ Sarah Narulita)

Dedi dan Anton berkreasi sejak 2010 lewat brand Diandra Candle. Awalnya, dua pria ini mengenal seni carving candle lewat temannya dari Amerika. Lalu mereka mempelajari lagi secara otodidak lewat video tutorial yang banyak terdapat di YouTube.

Sekarang lilin produksi rumahan ini sudah melanglang buana ke berbagai negara seperti Australia, Belanda, Cina dan Malaysia. Dalam sebulan ada sekitar 500-2.500 pesanan lilin ukir. Harga satu lilin mulai Rp 7.500-Rp 75 ribu tergantung besar dan tingkat kerumitannya. Lilin ukir banyak dipesan untuk acara istimewa seperti pernikahan, ulangtahun atau hari raya keagamaan.

INTAN DWI NOVIANTI

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet"
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet"
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments