hero
Ibra dan Guardiola ketika di Barcelona, 2009. (express)

EDITOR : TITO SIANIPAR

8 September 2016, 00:05 WIB

INGGRIS

Penyerang Manchester United Zlatan Ibrahimovic punya kesaksian terhadap pelatih rival derby-nya, Manchester City Pep Guardiola. Kedua pernah bekerja sama di Barcelona semusim.

"Sebagai pelatih, dia sangat hebat. Kalau tidak, kami tidak akan mendapatkan banyak trofi di Barcelona. Jika saya memilih, saya akan pilih dia sebagai pelatih terbaik di dunia," kata Ibra --panggilannya, seperti dilansir situs berita Express, Rabu, 7 September 2016.

Manchester United akan menghadapi Manchester City akhir pekan ini, dalam laga derby terpanas Inggris. Selain stori dengan Ibra, Guardiola juga punya rivalitas abadi dengan Jose Mourinho, pelatih Manchester United.

Ibra, Guardiola, dan Mou, 2009. (dailymail)

Meski memuji kepelatihan Guardiola, Ibra punya penilaian lain soal kepribadian Guardiola. "Sebagai pelatih dan pribadi itu sangat berbeda. Sebagai pribadi, saya tak bisa berkomentar. Dia bukan pria (sejati). Tak ada lagi yang bisa saya katakan," kata Ibra.

Ibra bekerja bersama Guardiola di Barcelona pada 2009. Hubungan mereka hanya bertahan semusim. Di musim berikutnya, Ibra dipinjamkan ke AC Milan, dan kemudian setahun berikutnya dipermanenkan. Dari situ Ibra bermain ke Paris Saint Germain dan sekarang di Manchester United.

Selama semusim itu, kata Ibra, ia tidak betah berada di bawah asuhan Guardiola. "Dia seperti dinding. Saya tidak melihat tanda-tanda kehidupan dari dia. Setiap saat, saya selalu berharap untuk bisa keluar dari klub (Barcelona) ini," ujarnya.

Menurut Ibra, Guardiola kerap memaksakan pemain mengikuti pola yang dibikinnya. "Dia pikir bisa mengubah saya. Di Barca, setiap orang harus seperti Xavi, Iniesta, dan Messi," tulis Ibra di otobiografinya yang berjudul 'I am Zlatan Ibrahimovic'.

Hal itulah yang membuat Ibra tidak betah bermain untuk Guardiola. "Saya punya personalitas sendiri. Dan tampaknya itu tidak dapat tempat di dunia kecil Guardiola," kata Ibra.

Ibra di Manchester United, 2016. (dailymail)

Guardiola sendiri pernah berkomentar tentang kiprah Ibra. "Senang bisa melatih dia. Saya belajar banyak darinya. Dia selalu bermain di level tertinggi," kata Guardiola, beberapa bulan setelah Ibra pindah dari Barcelona, 2010.

TITO SIANIPAR | EXPRESS | DAILYMAIL

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments