EDITOR : DEWI RACHMAYANI

22 Agustus 2016, 06:30 WIB

UKRAINA

Konflik bersenjata di Ukraina antara pasukan separatis dan tentara pemerintah Ukraina, membuat trauma berkepanjangan bagi tentara Ukraina. Pemerintah gak tinggal diam. Berbagai cara dilakukan untuk membantu tentara atasi depresi mereka. Termasuk, dengan memanfaatkan hewan. Ada 3 hewan yang dilibatkan dalam terapi.

LUMBA-LUMBA

Mylhailo Dikhtyarenko (APTN)

Lumba-lumba kerap dilibatkan dalam terapi. Ini karena dari hasil berbagai penelitian, lumba-lumba memberi efek relaks dan dapat membuat seseorang menjadi lebih percaya diri. “Saat berenang bersama lumba-lumba, kita mendapat pijat air dan terapi ultrasound. Lumba-lumba secara biologis memang mampu memancarkan ultrasound. Dan semua ini adalah aspek penting dalam rehabilitasi psikologi,” kata Psikolog Yaroslav Morgun.

Peneliti lain dari Amerika Serikat, Ketua Yayasan Aquathought, Dr Cole berpendapat  lumba-lumba menghasilkan ritme dan suara vibrasi yang membantu memperbaiki mood seseorang. Berenang dengan lumba-lumba, juga dinilainya bisa menciptakan perubahan sel-sel saraf dan jaringan dalam tubuh.

Mylhailo Dikhtyarenko (APTN)

 

Mylhailo Dikhtyarenko jalani terapi lumba-lumba (APTN)

Salah satu yang sedang ditolong lumba-lumba adalah Mylhailo Dikhtyarenko. “Menghabiskan waktu bersama binatang membuat saya tenang. Lumba-lumba memberi begitu banyak perhatian. Mereka amat lembut. Jika kamu menyentuh mereka, mereka akan segera memberi perhatian. Ini sesuatu yang baru buat saya, saya amat tersentuh,” tutur Dikhtyarenko.

LEBAH

Pixabay

Lumba-lumba bukan satu-satunya hewan yang digunakan untuk menolong tentara yang memiliki masalah emosi di Ukraina. Mykhailo Grytsyk adalah dokter yang spesialisasinya di terapi lebah. Di terapi ini, lebah dimanfaatkan untuk menolong pasien yang punya masalah kejiwaan, baik itu tentara atau warga Ukraina lainnya.

Pasien jalani terapi lebah (APTN)

Grytsyk membangun rumah kecil. Di dalamnya ada 2 tempat tidur. Di bawah tempat tidur, ada 10 sarang lebah. Sengaja dibuat seperti ini, agar selagi seseorang berbaring di tempat tidur, ia bisa mendengarkan suara lebah dan mencium langsung aroma madu. “Luka di tubuh lebih mudah disembuhkan dibandingkan trauma jiwa. Tentara kami setelah terlibat di operasi anti teroris, jadi banyak yang mengalami trauma. Terapi lebah membantu menyembuhkan jiwa manusia,” tutur Grytskyk.

ANJING

Terapi anjing (APTN)

Anjing, bukan sekadar sahabat manusia. Anjing juga dinilai dapat menyembuhkan manusia. Ini sesuai dengan hasil penelitian di Harvard, Amerika Serikat, bahwa 87 persen warga Amerika yang sering habiskan waktu bersama binatang, termasuk anjing, berkurang tingkat stressnya. Sementara penelitian Dr Leslie Stewart dari Idaho State University, menunjukkan bahwa mahasiswa yang habiskan waktu bermain dengan anjing, rasa sepi dan gelisah mereka turun 60 persen.

Terapi anjing bagi tentara Ukraina disebut  “Hero’s Companion.” Di program ini, anjing-anjing dilatih gak sekadar untuk kasih dukungan emosional, tapi juga untuk melakukan hal sederhana. Seperti mengambil botol air mineral dan menyalakan lampu.

Salah satu anjing yang ikut program ini, Nika. Tugasnya, menemani Yuriy Yatsen. Yuriy maju ke garis depan di Juni 2014 saat pecah konflik antara tentara Ukraina dan kelompok separatis.

Nika & Yuriy Yatsen (APTN)

Dan kini, ia punya Nika yang setia menemani hari-harinya. Termasuk saat ia mengambil uang ke ATM. “Saya tidak punya waktu untuk mengingat hal buruk karena saya harus mengurus anjing saya setiap hari. Memberinya makan dan mengajaknya jalan-jalan. Ia sangat menyayangi saya, begitu juga sebaliknya,” tutur  Yuriy.

Yuriy percaya, berada bersama anjing membantunya pulih dari trauma. Kini ia pun menyarankan rekannya untuk melakukan hal yang sama.

APTN | REAL SIMPLE | NATIONAL GEOGRAPHIC

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments