hero
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) dan Bakal Calon Wakil Gubernur Saefullah (kanan)\NET. Vino

EDITOR : REZA ADITYA

16 Agustus 2016, 17:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Partai Gerindra mengklaim sudah menemukan pendamping Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil gubernur di pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta 2017 yang tepat. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra, Muhammad Taufik, mengatakan partainya mantap memilih Saefullah sebagai pendamping Sandiaga di pilkada tahun depan.

"Gerindra itu akan menduetkan Sandiaga Uno dan Saefullah yng sekarang posisinya Sekretaris Daerah," kata Taufik, Selasa, 16 Agustus 2016. "Saya kira ini yang kita tawarkan berbagai partai."

Saefullah saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah. Dia juga memipin organisasi Nahdlatul Ulama wilayah Jakarta. Taufik optimistis dengan menduetkan Sandiaga-Saefullah, perolehan suara keduanya dalam pilkada meningkat dan bisa mengalahkan petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Apalagi, latar belakang Saefullah merupakan orang pemerintahan. "Seorang birokrat tulen akan baik kalau dipadukan dengan Sandi yang punya kemampuan manajemen ilmu, jika dipadukan akan menggerakan roda pemerintah berjalan baik tapi tidak menodai aturan."

Namun, kata Taufik, Gerindra masih perlu berkomunikasi dengan partai lain yang tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan ketika memilih Saefullah sebagai bakal calon wakil gubernur. Gerindra tidak bisa seenaknya mencalonkan Saefullah sebagai pendamping Sandiaga. Musababnya, perolehan Gerindra di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta hanya 15 suara.

Pasal 40 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada menyatakan bahwa partai politik dapat mengusung pasangan calon jika memenuhi perolehan 20 persen dari jumlah kursi di DPRD. Atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilhan umum legislatif.

Saat ini ada 106 anggota DPRD. Jika dihitung, 20 persen dari jumlah semua anggota legislatf itu maka hasilnya adalah 21,2 kursi atau dibulatkan menjadi 22 kursi sebagai syarat pengajuan pasangan calon. Gerindra hanya mendapat 15 kursi. Jadi, Gerindra masih kurang tujuh kursi lagi agar bisa mengajukan Saefullah sebagai bakal calon wakil gubernur.

Untuk itulah, Gerindra menciptakan koalisi. Adapun Koalisi Kekeluargaan terdiri dari Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS),Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tanpa PDI Perjuangan yang sampai saat ini belum menentukan sikap.

Taufik mengklaim dari hasil diskusi sementara dengan Koalisi Kekeluargaan itu, sebagian partai mendukung pilihan menempatkan Saefullah sebagai pendamping Sandiaga. "Hasil diskusi secara informal, insya Allah mendekati iya."

Saefullah siap mendampingi Sandiaga di pertarungan pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Dia juga mengklaim sudah ada dua partai yang mendukungnya. Yaitu Gerindra dan PKB. "Kalau sounding ada dari Gerindra, dari PKB itu sudah sudah fix mau mendorong Pak Sandi sama saya, kemudian ada beberapa partai mau menyusul katanya."

ANNISA VIKASARI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments