hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

15 Agustus 2016, 12:55 WIB

PADANG, INDONESIA

Ramainya pemberitaan soal status kewarganegaraan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar, membuat pihak keluarga angkat bicara. Keluarga membantah jika Arcandra memiliki dua kewarganegaraan. 

“Saya sebagai kakak kandung dari Menteri ESDM Arcandra Tahar tidak mengetahui kalau beliau memiliki dua kewarganegaraan. Yang saya tahu, dia asli Indonesia dan berasal dari Naras Pariaman, berdomisili di Parupuk Tabing. Masih tetap berkewarganegaraan Indonesia,” ujar Janewar, kakak kandung Arcandra Tahar saat ditemui Kontributor NET di Padang, Sumatera Barat, pada Senin, 15 Agustus 2016.

Kediaman menteri ESDM di kota Padang, berada di kawasan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah. Di rumah inilah dulu Arcandra tinggal dan menamatkan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMA. Rumah sekarang hanya dihuni oleh kakak kandung Arcandra.  Menurut kakak kandungnya, Arcandra sesekali masih pulang ke Padang.

“Sering pulang. Terakhir pulang tahun 2015 lalu,” tambah Janewar.

Menteri ESDM Arcandra Tahar diduga memiliki dua status kewarganegaraan, yaitu Indonesia dan Amerika Serikat. Dugaan itu muncul dari percakapan di media sosial pada akhir pekan lalu, Sabtu, 13 Agustus 2016. Informasi yang mencuat ke publik di antaranya soal sang menteri yang sudah bermukim selama 20 tahun di Amerika dan sudah menjalani naturalisasi atau disumpah menjadi warga negara AS.

Terkait hal tersebut, Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno menegaskan, jika Arcandra Tahar masih berstatus sebagai warga negara Indonesia. Paspor milik Arcandra juga masih berlaku sampai tahun 2017.

Menurut pakar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, jika rumor ini terbukti benar, status Arcandra sebagai WNI gugur. Dalam pasal 23, Undang-undang No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI, Indonesia tidak memperbolehkan warganya memiliki dua kewarganegaraan setelah berusia 18 tahun.

“Jika terbukti, otomatis statusnya sebagai warga negara Indonesia bisa hilang,” kata Hikmahanto Juwana.

Sejauh ini, Menteri ESDM Arcandra Tahar masih enggan berkomentar lebih lanjut terkait status kewarganegaraannya.

RIO MAI PUTRA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments