hero
Real Madrid merayakan Piala Super Eropa. (UEFA)

EDITOR : TITO SIANIPAR

10 Agustus 2016, 14:30 WIB

SPANYOL

Real Madrid menggondol trofi Super Eropa kedua mereka dalam 3 tahun terakhir. Sergio Ramos dkk mengandaskan perlawanan ketat Sevilla 3-2 dalam tempo 120 menit. Hasil ini sekaligus mempertahankan tradisi pemenang Liga Champions selalu meraih gelar Super Eropa dalam 4 musim terakhir.

Meski kalah dalam penguasaan bola, namun El Real bermain efektif. Terbukti 42 persen penguasaan bola, total tendangan ke arah gawang berjumlah 13 yang berbanding 3 milik Sevilla. 

Di starting line up, Madrid tampil tanpa punggawa utamanya; trio BBC (Bale, Benzema, Cristiano), Kroos, Modric, Navas dan Pepe. Kubu Sevilla pun kehilangan 10 pemain inti musim lalu karena hijrah ke klub lain.

Los Blancos membuka keunggulan terlebih dahulu melalui sepakan jarak jauh dari Marco Asensio. Butuh 20 menit bagi klub asal Andalusia menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Franco Vazquez. Paruh pertama ditutup dengan kedudukan sama kuat 1-1.

Anak asuh Jorge Sampaoli sempat di atas angin tatkala Yevheniy Konoplyanka sukses mengeksekusi penalti hasil pelanggaran Ramos terhadap Vitolo. Namun pada masa injury time kapten Si Putih Sergio Ramos membayar kesalahan dengan mencetak gol penyama kedudukan. 

Gol tersebut menjadikan dirinya sebagai bek pertama Real Madrid yang mencetak gol di Final Kompetisi Eropa (Final Liga Champions 2014, 2016, dan Super Eropa 2016).

Jelang babak tambahan Madrid memasukan Benzema, James, serta Modric. Hasilnya Los Galacticos tampil perkasa. Namun kubu Andalusia sanggup menahan serangan El Real hingga di menit 119 sebelum Dani Carvajal menjebol gawang Sergio Rico.

Lewat aksi individual menawan, Carvajal membuat Madrid unggul. Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan untuk kemenangan Madrid 3-2. Bagi Carvajal golnya kali ini membuatnya menjadi pemain Madrid pertama yang mencetak gol di babak tambahan waktu Piala Super Eropa.

"Kami mencoba untuk tidak menyerah selama 90 menit. Walaupun kehilangan banyak pemain, partai tadi membuktikan bahwa kita mempunyai skuat yang bagus untuk bersaing di musim ini,” ujar Carvajal seperti dilansir lama UEFA, Rabu, 10 Agustus 2016.

Hasil ini spesial bagi sang pelatih Zinedine Zidane. Dirinya menjadi pelatih kelima yang sukses merebut trofi Liga Champions serta Piala Super Eropa sebagai pemain dan pelatih. Dia mengikuti jejak Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, Diego Simeone, dan Luis Enrique.

Sedangkan bagi Sevilla, ini menjadi kali ketiga secara beruntun mereka gagal. Di 2014 mereka takluk dari Madrid sedangkan di tahun lalu dari Barcelona. Pemain Sevilla Hiroshi Kiyotake juga gagal menjadi orang Asia pertama yang meraih trofi Super Eropa.

Trofi perdana di musim 2016/2017 merupakan modal yang baik bagi tim asuhan Zidane jelang menjalani partai perdana La Liga melawan Real Sociedad 22 Agustus mendatang. Di tahun ini Real Madrid masih berpeluang meraih trofi tambahan dari gelaran Piala Dunia Antar Klub pada Desember mendatang.

GIA PIJAR PERDANA | BERBAGAI SUMBER

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments