EDITOR : PUTU DYAH

21 Juli 2016, 11:10 WIB

INDONESIA

Rumah biasanya dibuat berbentuk kotak atau persegi panjang dengan atap trapesium. Tapi semangat membangun rumah bisa menghadirkan ide-ide kreatif dan imajinatif. Hasilnya, kreasi bangunan yang nggak biasa pun muncul dan bisa diaplikasikan untuk hunian kamu.

Rumah Bola

Kreativitas tanpa batas jadi semangat pembangunan rumah yang ada di kawasan Bandung Utara ini. Bentuk bola yang khas dengan warna hitam putih dianggap unik. Desainnya juga lebih efisien dibandingkan bentuk lain.

Bangunan rumah bola dengan bentukan segi enam dan segi lima. (D'Sign NET)

“Awalnya mau rumah pohon dan sudah jadi maketnya. Terus berkembang lagi setelah lihat bola. Ada keteraturan bentuk segi enam dan segi lima. Akhirnya ide rumah pohon diganti bola,” jelas arsitek Asep Hermawan.

Pintu masuk dengan tangga besi jadi penopang bangunan utama yang berbentuk bola. Bagian ‘kaki’ ini bisa dipakai untuk meletakkan tanaman, kandang hewan peliharaan atau perlengkapan bermain anak. Konstruksi utama yang ada di ketinggian juga membuat halaman lebih luas.

Pintu masuk menuju rumah bola. (D'Sign NET)

Pembangunan kerangka rumah memanfaatkan baja hollow ringan yang murah namun berkualitas. Untuk kulit bola, pemilik rumah memakai Glass Reinforced Concrete (GRC) yang biasa dipakai sebagai penutup plafon.

Material ini bersifat tahan lama dan ekonomis. Selain itu dapat dipasang dengan cepat dan pemeliharaannya mudah. Sementara bagian kulit bola dilapisi styrofoam untuk meredam panas saat siang dan hawa dingin di malam hari.

Kamar tidur memanfaatkan ruang bola yang tinggi. (D'Sign NET)

Bentuk yang terkesan kecil bukan berarti sempit. Rumah ini tetap bisa menampung aktivitas keluarga seperti di rumah pada umumnya. Ada area yang bisa berfungsi untuk tempat santai, membaca buku sekaligus ruang makan. Bagian ini dilengkapi meja lipat supaya menghemat ruangan.

Rumah bola juga memiliki mini kitchen dengan lemari berisi perlengkapan makan. Sementara kamar mandinya berukuran mini dan dilengkapi area menjemur pakaian.

Dimensi bola yang tidak seluruhnya tegak lurus, dimanfaatkan penghuni untuk lemari baju. Tempat penyimpanan ini sengaja dibuat tanpa pintu agar memberi kesan luas. Sementara konstruksi yang tinggi dimanfaatkan untuk tempat tidur. Caranya dengan membuat mezzanine yaitu lantai yang terletak antara lantai dasar dan langit-langit.

 

Rumah Jajaran Genjang

Bentuk jajaran genjang muncul dari fasade atau sisi luar yang menjadi atap sekaligus dinding lantai dua. Bagian ini tersusun dari fiber semen. Konstruksinya masif dengan sedikit jendela untuk mengurangi panas. Penghuni rumah meminimalisir budget dengan menerapkan teknik unfinished dan bata exposed.

Bentuk jajaran genjang dari atap yang juga menjadi dinding lantai dua. (D'Sign NET)

“Ada dua bagian. Satu dinding batako terekspos kasar dan satu lagi dinding yang diaci halus. Keuntungannya kami nggak perlu mengecat ulang setiap hari raya,” kata pemilik rumah Daisy Setiawan.

Kesan ‘tidak selesai’ hadir di berbagai sudut rumah. Seperti meja makan yang dibuat dari semen dengan hiasan cap telapak tangan anggota keluarga. Begitu juga di bagian tangga dan lantai dua yang menggunakan batako exposed dengan tambahan material kayu.

Material batako dan kayu di bagian tangga. (D'Sign NET)

Pemilik rumah menambah sisipan kaca di sudut dinding yang sering terpapar matahari. Aksen ini memberi kesan indah dan tentunya bersinar. Cahaya alami juga masuk ke dalam rumah, lewat jendela kaca berbentuk trapesium yang ada di tingkat dua.

Ruang makan dan ruang tamu tanpa sekat. (D'Sign NET)

Ruang tamu, ruang makan dan dapur sengaja didesain tanpa sekat agar memberi kesan luas. Sementara di lantai dua, penghuni rumah memanfaatkan lemari multi fungsi. Perabot ini berfungsi menyimpan barang sekaligus membatasi lorong dan ruang anak.

Bagaimana, sudah dapat ide bentuk rumah impian kamu? Dua rumah unik ini membuktikan kalau desain yang efisien tidak membatasi kreativitas untuk membuat rumah yang nyaman.

D’SIGN NET

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments