EDITOR : FIRZA ARIFIEN

30 Juni 2016, 21:05 WIB

BALI, INDONESIA

Menebar kebaikan di bulan suci Ramadan. Inilah yang dilakukan sejumlah pedagang asongan di kawasan Gilimanuk, Bali. Sejak arus mudik mulai ramai, penjual minuman dan makanan ringan ini membantu para pemudik. Mereka membantu pemudik dengan berbagai cara. Mulai dari menunjukkan kendaraan atau arah lanjutan bagi para pendatang, juga membagikan dan membantu pemudik mengisi data manifes penumpang yang akan berangkat naik kapal.

Pedagang memberikan bantuan karena tergerak melihat banyak pemudik yang kesulitan dan kebingungan. Tawaran bantuan ini juga sebagai wujud toleransi dan kepedulian.

Iwan adalah salah satu pedagang yang sangat giat menawarkan bantuannya kepada pemudik. Ia bahkan tak meminta imbalan sepeser pun. Kalau pun ada yang kemudian membeli dagangannya setelah mengisi manifes, itu menjadi bonus baginya.

"Kasihan mas, biar gak lama. Orang-orang biar cepat antrenya, sambil jualan bantu orang di bulan puasa," kata Iwan ketika ditemui Kontributor NET di Gilimanuk, Bali, Kamis, 30 Juni 2016.

Peran aktif pedagang sangat membantu para pemudik. Hal ini dirasakan langsung oleh salah satu pemudik di Gilimanuk, Hasan Basri.

"Membantu sekali. Mereka juga menyediakan peralatan seperti pulpen. Coba kalau mengisi sendiri pasti kesusahan," ungkap Hasan Basri.

Keberadaan pedagang yang menjadi relawan sangat membantu kelancaran arus mudik lebaran di Gilimanuk. Pengisian data menjadi lebih cepat dan antrean bisa berkurang. Para relawan ini bahkan siap membantu selama 24 jam. 

SURYA SANJAYA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments