EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

19 Juni 2016, 08:05 WIB

BELGIA

Berbagai cara dilakukan sebuah rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasiennya. Mulai dari meningkatkan pelayanan medis hingga memperbaiki kualitas dokter. Namun di Belgia, ada rumah sakit yang mempunyai terobosan baru, yakni dengan mempekerjakan sebuah robot. Dua rumah sakit itu adalah RS CHR Citadelle di Liege dan RS AZ Damiaan di kota Ostend.

Robot berwarna putih dengan kepala bulat dan memiliki layar di dada ini bernama "Pepper". Robot ini bertugas untuk melayani dan menyapa pasien yang datang setiap harinya.

Pepper merupakan robot yang dirancang agar memiliki ‘hati’ sehingga mampu membaca emosi, mengenali nada suara, serta ekspresi wajah. Pepper menjadi robot pertama yang dipekerjakan di bidang kesehatan setelah beberapa robot serupa dikerahkan di pusat perbelanjaan, bank, dan stasiun kereta api di negara tersebut.

Di Rumah sakit CHR Citadelle, Pepper akan bekerja di bagian resepsionis. Sementara di rumah sakit AZ Damiaan, Pepper akan mengantar pengunjung sampai ke ruangan yang dituju sesuai petunjuk yang ada.

"Dengan tinggi 140 sentimeter dan dilengkapi dengan roda, Pepper dapat mengenali suara manusia dalam 20 bahasa dan mendeteksi jika ia sedang berbicara dengan seorang pria, wanita atau anak-anak," ujar Fabrice Goffin, Co-CEO Zora Bots, perusahaan Belgia yang mengembangkan perangkat lunak robot.

Pepper memiliki kecepatan 3 kilometer per jam dan berat 28 kilogram. Ketika baterai terisi penuh, Pepper dapat bekerja hingga 20 jam.

REUTERS

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments