hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

21 Januari 2019, 14:00 WIB

INDONESIA

 

Makanan serta minuman yang biasa dikonsumsi sehari-hari ternyata tidak semuanya baik untuk kesehatan tubuh, loh! Terkadang makanan dan minuman favorit kita malah bisa berbahaya bagi tubuh. Selain itu, juga bisa mempengaruhi penampilan karena berdampak buruk untuk kulit. Berikut adalah makanan dan minuman yang sebaiknya kamu kurangi atau hindari konsumsinya karena membawa dampak buruk bagi kulit

 

 

 

1. Alkohol

Alkohol punya dampak jelek untuk kulit kamu. (PIXABAY)

“Meminum alkohol adalah salah satu hal terburuk yang dapat kamu lakukan pada kulit kamu,” ujar ahli perawatan kulit Time Bomb Michaella Bolder. Pertama, alkohol menggangu perkembangan hormon yang mengakibatkan timbulnya jerawat. Kedua, alkohol akan menurunkan sistem imun tubuh dangan menghilangkan bakteri penting dalam usus. Ketiga, alkohol mendehidrasi kulit dan membuat wajah kamu terlihat membengkak.

2. Kue Beras

 

Kue beras lebih baik dikonsumsi bersama aneka sayuran. (PIXABAY)

Makanan yang selama ini diklaim sebagai makanan ‘sehat’, ternyata membawa dampak negatif bagi tubuh. Kue beras dapat menyebabkan kerutan pada kulit dan bahkan dapat mempengaruhi fungsi otak kamu.

Pertama, konsumsi kue beras secara berlebihan, dapat menambah berat badan. Kedua, jika kamu memperhatikan label nutrisinya, kamu akan melihat bahwa kue beras tidak memiliki kandungan apa-apa, dan bahkan jika kamu menemukan kandungan bahan yang sehat, jumlahnya sangat kecil. Ketiga, kue beras dapat menyebabkan bercak dan jerawat.

Jika kamu tetap ingin mengonsumsi kue beras, ada baiknya pilih yang mengandung biji rami dan menambahkan kecambah, kalkun, tomat, atau sayuran favorit lainnya sehingga kamu akan mendapatkan lemak tak jenuh, kalsium, dan zat besi yang sehat.

3. Produk Susu

Pilih susu kambing atau susu sapi yang pakannya rumput. (PIXABAY)

Jika kamu mengonsumsi produk susu dan masih berjuang melawan jerawat, maka informasi ini bisa berguna. Pertama, susu sapi mengandung hormon pertumbuhan yang memperburuk kelenjar minyak kulit dan membuat kulit lebih berminyak. Hasilnya, kamu akan lebih rentan terhadap jerawat. Kedua, banyak susu berkuaitas rendah dipasaran karena sapinya yang diberikan pakan jagung transgenik berjamur dan kedelai.

Saat proses pengolahan, susu menjadi rusak karena ultra-pasteurisasi, evaporasi, skimming, dan lainnya. Semua proses itu menciptakan kondisi sempurna bagi tumbuhnya jerawat. Ketiga, 75% populasi dunia tidak bisa mentoleransi laktosa, dan kondisi ini dapat menyebabkan munculnya jerawat dan eksema.

Untuk itu, kamu bisa mengganti produk susu sapi dengan susu kambing, atau membeli susu mentah dari peternakan lokal yang memberikan pakan rumput untuk ternaknya. Juga, 2% susu merupakan pilihan baik karena memiliki glikemik indeks yang rendah.

4. Sereal

Sereal sebagai pengganti sarapan ternyata enggak selalu sehat. (PIXABAY)

Makanan pengganti sarapan yang enak ini ternyata juga buruk untuk kulit. Pertama, jangan percaya pada kata ‘alami’ sampai kamu melihat kandungan dari sereal tersebut. Kamu mungkin akan menemukan kalau sebagian dari bahan pembuat sereal adalah bahan transgenik, yang bisa membuat kulit gatal, meningkatkan alergi, dan menebabkan jerawat. Kedua, karena proses pembuatan yang disebut extrusion, sereal sarapan sebenarnya racun bagi tubuh. Ketiga, sereal juga sering kali mengandung vitamin buatan yang tidak bisa dimanfaatkan secara fisik oleh tubuh.

Jika kamu tidak bisa mengganti sereal sebagai sarapan, sebaiknya pilih yang mengandung gula kurang dari 5 gram persajian. Perhatikan porsi kamu dan gunakan informasi porsi yang disarankan pada kemasan.

5. Daging Olahan

Jangan konsumsi daging olahan terlalu banyak. (PIXABAY)

Salah satu alasan kamu melihat kulit membengkak, terutama setelah mengunjungi kafe atau restoran, bisa jadi karena mengonsumsi daging olahan. Pertama, daging olahan mengandung bayak sodium, seperti ham, bakon, dan lainnya. Kandungan garam yang terlalu banyak itulah yang dapat menyebabkan pembengkakan. Kedua, jenis daging seperti ini juga mengandung nitrit, yang menghancurkan kolagen dan elastisitas kulit. Ketiga, daging olahan dapat menyebabkan penuaan dini akibat dari unsur yang rusak yang sudah tidak bisa digunakan untuk mempertahankan kulit muda.

Untuk mengurangi bahaya dari daging olahan, pastikan kamu tidak mengonsumsinya terlalu banyak dan tidak setiap hari.

6. Jus

Lebih baik konsumsi buah potong daripada jus. (PIXABAY)

Minuman menyegarkan yang menjadi favorit hampir semua orang ini ternyata juga memiliki bahaya untuk kulit, loh!  Terutama yang menggunakan gula sebagai pemanis. Alasan pertama, karena jus memiliki kandungan gula yang sama banyaknya dengan soda, dan kandungan gula ini menghancurkan kolagen dalam kulit. Kedua, jus memiliki serat yang rendah dan ini berarti jus tidak memberikan kulit kamu nutrisi yang dibutuhkan. Akan  lebih baik jika mengonsumsi buah secara utuh, jadi kamu akan mendapatkan antioksidan dan vitamin yang merupakan kandungan alami dari buah.

BRIGHTSIDE | PREVENTION

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments