hero
(BRIGHTSIDE)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

12 Desember 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Sebuah penelitian mengungkap, hanya 50% dari orang-orang yang kamu anggap sahabat berpikir hal yang sama tentangmu. Beberapa orang mungkin sering menghabiskan waktu bersamamu, tapi enggak semua benar-benar ingin menjadi sahabat sejatimu. Bisa saja mereka hanya mencari keuntungan tertentu atau ingin punya banyak teman agar dianggap gaul.

Salah paham dan perkelahian memang bisa saja terjadi dalam persahabatan. Tapi sebaiknya kamu menyadari kapan hubungan teman lebih sering membuatmu kesal dan enggak nyaman.

Psikolog Susan Heitler dan Sharon Livingston merangkum tanda-tanda persahabatan yang enggak sehat. Dan sebaiknya kamu akhiri sebelum berdampak lebih buruk.

1Sahabatmu membuatmu bersaing dengan orang lain

Sahabatmu membuatmu bersaing dengan orang lain. (BRIGHTSIDE)

Sahabatmu selalu memabnding-bandingkan kebaikanmu dengan kebaikan teman-temannya yang lain. Tujuannya membuat kamu iri dan merasa enggak layak menjadi sahabatnya. Nah lho? Sahabatmu kah salah satunya?

2Sahabatmu hanya mau membicarakan masalahnya sendiri

Sahabatmu hanya mau membicarakan masalahnya sendiri. (BRIGHTSIDE)

Hubungan persahabatanmu seharusya berlangsung dua arah. Bukan hanya satu orang yang selalu ingin didengarkan cerita dan permasalahannya. Namun enggak mau melakukan hal yang sama, dan selalu beralasan ketika diminta menjadi pendengar untukmu.

3Sahabatmu hanya mau mengkritik kekuranganmu, tapi enggak mau dikritik

Sahabatmu hanya mau mengkritik kekuranganmu, tapi enggak mau dikritik. (BRIGHTSIDE)

Dalam hubungan, kejujuran adalah hal yang sangat penting. Kritik konstruktif bisa menjadi sangat bermanfaat. Tetapi, seorang sahabat yang 'beracun' adalah teman yang mengkritik bukan untuk mengatakan yang sebenarnya namun untuk mempermalukanmu. Sebaliknya, mereka menjadi sangat marah kalau kamu mencoba melakukan hal yang sama kepadanya.

4Kamu selalu lebih inisiatif mengajak ketemu

Kamu selalu lebih inisiatif mengajak ketemu. (BRIGHTSIDE)

Sahabatmu tampak enggak tertarik dan enggak pernah punya waktu luang untuk berkomunikasi denganmu. Serta enggak berkontribusi pada hubungan persahabatan kalian. Tapi hati-hati juga, teman yang terlalu lengket dan menuntut semua waktumu setiap saat juga bisa menjadi masalah.

5Sahabatmu selalu meminta kamu berubah

Sahabatmu selalu meminta kamu berubah. (BRIGHTSIDE)

Saat sedang berselisih paham, temanmu selalu menyalahkanmu dan menyuruhmu mengubah perilaku. Sahabat seperti ini biasanya selalu mau benar dan menang sendiri.

6Sahabatmu bersikap terlalu moody

Sahabatmu bersikap terlalu moody. (BRIGHTSIDE)

Ketidakkonsistenan dan ketidakpastian perilaku sahabat pada akhirnya hanya akan membuatmu lelah berhubungan dengannya. Hari ini kamu bisa mengobrol panjang dan asyik dengannya. Kemudian di hari berikutnya, dia mengabaikanmu dan membuatmu bertanya-tanya kesalahan apa yang kamu lakukan padanya.

7Membuatmu selalu takut salah kata atau sikap yang menyakitinya

Membuatmu selalu takut salah kata atau sikap yang menyakitinya. (BRIGHTSIDE)

Sahabatmu sering merasa tersinggung dengan ucapan atau perbuatanmu yang enggak disengaja sekalipun. Yang ada, kamu hanya akan selalu merasa takut di hadapannya.

 

BRIGHTSIDE| ENGLISH.TAU| HEALTH.HARVARD

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments