hero
(YOUTUBE)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

16 Mei 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Pernah enggak sih kamu terbangun di tengah malam? Coba deh mulai lebih perhatian terhadap jam di mana kamu sering terbangun. Sebenarnya, penelitian Dr. Jose Colon, terbangun di malam hari bahkan 4-6 kali masih terhitung normal bagi kebanyakan orang.

Hal ini berkaitan dengan naluri manusia, terutama dulu pada zaman manusia hidup di gua. Untuk memastikan keselamatan dirinya saat sedang terlelap.

Nah yang jadi masalah, mungkin kamu sering terbangun dan merasa sulit tidur dengan nyenyak kembali. Padahal, seharusnya setelah periode waktu yang singkat kamu terbangun, bukan hal sulit untuk kembali tidur.

Jika kamu merasa demikian, coba simak beberapa alasan di balik kesulitan kamu untuk tidur kembali. Setelah terbangun di malam hari, berikut ini. 

1Salah posisi tidur

Salah posisi tidur. (BRIGHTSIDE)

Gejala seperti rasa lelah kronis, sakit kepala, nyeri ulu hati, dan nyeri leher atau punggung dapat disebabkan oleh postur yang enggak benar saat kamu tidur. Kamu juga harus memerhatikan tempat tidurmu, kasur seharusnya enggak terlalu keras, tetapi juga enggak terlalu lembut.

Menurut Dr. John Douillard, tidur di sisi kiri tubuh dapat meningkatkan pencernaan dan sirkulasi darah. Selain itu dapat meningkatkan kesehatan emosional, membantu sistem limfatik berfungsi dengan baik, dan mencegah penyakit jantung.

2Suara bising

Suara bising. (BRIGHTSIDE)

Terekspos dengan berbagai suara di siang dan malam, mulai dari tetangga menyalakan radio setiap pagi, mobil atau motor yang lewat. Semua suara tersebut kerap jadi ‘makanan’ sehari-hari kamu yang tinggal di tengah kota. Suara-suara ini pun dapat secara signifikan merusak kualitas tidur.

Apa yang harus dilakukan? Kamu bisa menggunakan penutup telinga saat tidur. Tapi ingat, penutup telinga busa harus rutin dibersihkan atau diganti supaya steril. Atau, kamu juga bisa memasang wallpaper peredam suara di kamarmu.

3Apnea tidur

Apnea tidur. (BRIGHTSIDE)

Apnea tidur adalah kondisi di mana terjadi gangguan serius pada pernapasan saat tidur. Yang diakibatkan saluran udara terhambat, karena dinding tenggorokan yang mengendur dan menyempit.

Biasanya kamu akan terbangun karena kadar oksigen dalam darah sudah berkurang. Kamu juga mungkin mengalami sakit kepala, mulut kering, nyeri dada, kantuk berlebihan, dan perubahan suasana hati.

Jika diagnosis dikonfirmasi, dokter mungkin menyarankanmu untuk menggunakan alat tekanan udara secara terus menerus. Untuk menjaga jalan napas tetap terbuka saat kamu tidur. Dalam beberapa kasus, bedah ortognatik juga dapat membantu meringankan proses pernapasan. Dengan memperbaiki posisi lidah dan rahangmu.

4Restless Legs Syndrome

Restless Legs Syndrome. (BRIGHTSIDE)

Restless legs syndrome atau RLS, atau sering disebut sebagai Penyakit Willis Ekbom adalah kondisi neurologis yang menyebabkan orang memiliki keinginan enggak terkontrol untuk menggerakkan kaki mereka. Biasanya karena rasa enggak nyaman pada kaki.

Pijat kaki, olahraga ringan, dan mandi air hangat dapat meringankan gejala RLS. Jika kamu menderita kurang tidur secara signifikan akibat gejala ini, cobalah mengubah pola tidur dengan tidur pada siang hari.

5Suhu ruangan enggak tepat

Suhu ruangan enggak tepat. (BRIGHTSIDE)

Kalau kamu sering terbangun di tengah malam karena kepanasan atau kedinginan, sudah tentu masalah ada pada suhu kamarmu. Menurut National Sleep Foundation, suhu kamar ideal untuk tidur malam yang baik berkisar antara 16° celsius hingga 20° celsius. Untuk bayi atau balita itu antara 18° celsius dan 21° celcius.

Kamu juga dapat mencoba mandi air hangat sebelum tidur. Pertama, itu akan menaikkan suhu tubuh. Dan kemudian, setelah keluar dari bak mandi, kamu akan mengalami sedikit penurunan suhu, yang mengirim ‘sinyal tidur’ ke otak.

6Minum minuman beralkohol

Minum minuman beralkohol. (BRIGHTSIDE)

Meskipun alkohol memiliki efek sedatif yang dapat membuat kamu tidur dengan mudah, tapi alkohol sebenarnya juga bisa membuat malammu gelisah. Ketika tubuh memetabolisme alkohol dalam sistem, kualitas tidurmu akan memburuk. Seperti berganti posisi sepanjang malam hingga terbangun di tengah malam.

Hindari minum alkohol, setidaknya satu jam sebelum jam tidurmu. Sebagai gantinya, minumlah secangkir teh camomile yang akan membantumu tidur lebih nyenyak.

7Online sebelum tidur

Online sebelum tidur. (BRIGHTSIDE)

Scrolling Instagram, Twitter, atau Facebook setiap malam sebelum tidur akan merusak kualitas tidurmu. Beberapa penelitian menunjukkan, paparan cahaya biru ke mata di malam hari dapat mencegah tubuh memproduksi hormon tidur melatonin.

Matikan semua perangkat elektronik 1-2 jam sebelum tidur. Jika terpaksa, redupkan cahaya ponsel atau tablet, dan tahan posisinya berada sekitar 30-60 cm dari wajahmu.

 

BRIGHTSIDE| LIFESPA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments