hero
Gereja First Baptist Texas. (Associated Press)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

6 November 2017, 15:25 WIB

AMERIKA SERIKAT

Pelaku penembakan Gereja First Baptist Texas, Amerika Serikat, tewas setelah dikejar warga setempat. Seperti dilansir Los Angeles Times, pelaku teridentifikasi bernama Devin Patrick Kelley.

Pelaku kabur setelah melepas tembakan secara brutal di sekitar dan di dalam gereja. Sedikitnya 26 orang tewas dan 20 orang lainnya luka-luka dalam penembakan, seperti dikutip Reuters. 

Saat beraksi, pelaku memberondong tembakan dari luar hingga masuk ke dalam gereja. Seorang warga setempat sempat mengambil senapan dan berusaha melumpuhkan pelaku. Pelaku kemudian melarikan diri.

Berikut fakta dari penembakan brutal tersebut:

1Pelaku Tewas Setelah Beraksi

Los Angeles Times melaporkan, pelaku Devin Patrick Kelley, 26 tahun, langsung meninggalkan gereja pasca-penembakan. Saat kabur, pelaku bertemu warga Sutherland Springs bernama Johnnie Langendorff. Pelaku menodongkan senjata. Langendorff tak tinggal diam, lalu ia mengambil senjata dan menembaki pelaku yang kabur dengan mobil sembari meninggalkan senapannya. 

Petugas FBI menginvestigasi Gereja First Baptist setelah penembakan fatal di Sutherland Springs, Texas. (Assocaited Press/Darren Abate)

Langendorff dan seorang warga lain mengejar Kelley. Langendorff kemudian menabrakkan mobilnya ke mobil Kelley. Direktur Regional Departemen Keamanan Publik Texas, Freeman Martin mengatakan, Kelley tewas di lokasi tersebut. Belum diketahui jelas apakah dia tewas karena tabrakan atau ditembak warga.

2Pelaku Mantan Tentara Angkatan Udara

Juru bicara Angkatan Udara AS, Ann Stefanek mengkonfirmasi kepada Fox News bahwa Kelley pernah menjadi personel Angkatan Udara AS atau US Air Force. Ia bertugas di Holloman Air Force Base di New Mexico dari tahun 2010 hingga 2014.

Penyelidik mulai bekerja First Baptist Church di Sutherland Springs, Texas. (Associated Press/Jay Janner)

Kelley pernah diadili pada tahun 2012 karena menyerang istri dan anaknya. Saat dipecat dari AU ia menerima hukuman 12 tahun penjara dan pengurangan pangkat militer.

3Pelaku Menggunakan Senapan Serbu

Sekitar pukul 11 pagi, Kelley tiba di sebuah pom bensin Valero. Pom bensin ini berada di seberang Gereja First Baptist.

Warga berkumpul dan berdoa bersama setelah penembakan massal di Gereja First Baptist. (SanAntonio Express-News/Bob Owen)

Kelley menyeberang jalan dan mulai menembaki gereja dengan senapan serbu AR-15, seperti dilansir Los Angeles Times. Dalam aksinya, Kelley mengenakan perlengkapan taktis hitam dan rompi balistik. 

4Korban Tewas 26 Orang

Pejabat setempat mengatakan kepada Fox News, 23 orang ditemukan tewas di dalam gereja. Sementara 2 orang ditemukan di luar gereja. Satu orang sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Salah satu dari korban tewas adalah putri pendeta gereja yang baru berusia 14 tahun.

Seorang pria terpukul setelah tembakan brutal terjadi di Gereja First Baptist. (Associated Press/Nick Wagner)

Para korban tewas dan terluka, berusia 5 tahun hingga 72 tahun. Nama-nama korban belum dirilis. Beberapa korban luka dibawa ke Pusat Kesehatan Angkatan Darat Brooke di San Antonio.

5Presiden Trump Mengutuk Penembakan

Dalam perjalannnya ke Jepang, Presiden Trump dilaporkan tentang kejadian di Texas. Trump menyebut kejadian itu sebagai "penembakan mengerikan" di "tempat pemujaan suci.

"Kita tak bisa menggambarkan dengan kata-kata, kepedihan dan kesedihan yang kita semua rasakan," kata Trump.

Presiden Trump menyatakan pemerintah akan memberikan dukungan penuh bagi negara bagian Texas dan semua otoritas lokal untuk menyelidiki penembakan tersebut.

Sebelumnya, dia mengunggah pesan di Twitter. "Semoga Tuhan bersama orang-orang di Sutherland Springs, Texas. FBI & penegak hukum ada di tempat kejadian, saya memantau situasi dari Jepang."

REUTERS | FOX NEWS | THE NEW YORK TIMES | LOS ANGELES TIMES

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments