Salah satu keajaiban dunia asal India, Taj Mahal, mengalami perubahan warna dari putih menjadi kuning. Anomali ini disebabkan polusi udara yang terjadi di sekitar Kota Agra.

Dilansir Daily Mail, Senin (12/2), perubahan ini memantik kecaman dari mahkamah Agung India, mereka mendesak pemerintah untuk lebih aktif melindungi bangunan berusia 400 tahun itu dari asap pabrik yang berasal tidak jauh dari lokasi.

Lembaga peradilan tertinggi di India itu mendorong pemerintah untuk menjabarkan rincian kongkret guna melindungi Taj Mahal. Salah satunya adalah menaikan status peninggalan umat muslim itu ke dalam keadaan bahaya.

Mahkamah juga mengintruksikan Pemerintah Negara Bagian Uttar Pradesh--pengelola Taj Mahal--untuk mengeluarkan proposal perlindungan Taj Mahal paling lambat satu bulan setelah dijatuhkannya peringatan.

Mereka mempertanyakan pembangunan pabrik kulit dan hotel-hotel secara serampangan di wilayah penyangga Kota Agra. Pemerintah Pusat India diminta menegur pemerintah negara bagian yang menebangi pohon-pohon tanpa menanaminya kembali.

"Mengapa pabrik-pabrik tersebut dibiarkan berdiri di sana?" ujar Hakim kepada awak media.

Peringatan keras ini dikeluarkan Mahkamah Agung India setelah berbagai macam intervensi gagal mengubah wajah Taj Mahal menjadi lebih baik. Sebelumnya, ahli konservasi mendorong pemerintah untuk mencuci kubah Taj Mahal menggunakan lumpur. 

Rencana ini terbengkalai selama hampir empat tahun. Alat-alat berat yang digunakan untuk merenovasi dibiarkan mangrak di sekitar bangunan tanpa kejelasan kapan akan dimulai kembali.

Betubi-tubi protes yang datang, membuat pemerintah bergerak. Untuk merestorasi bagunan ini, Pemerintah India mulai tahun 2017 membatasi jumlah kunjungan di Taj Mahal. Mereka juga menaikan harga tiket bagi wisatawan yang ingin melihat makam Mumtaz Mahal di ruang bawah tanah. 

Taj Mahal merupakan sebuah monumen yang terletak di Kota Agra, India. Bangunan ini diinisiasi oleh Kaisar Mughal Shah Jahan, anak Jahangir, sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya bernama Arjumand Banu Begum atau Mumtaz Mahal. Taj Mahal dibangun untuk mengenang Mumtaz yang meninggal saat melahirkan putri ke-14 Shah Jahan, Gauhara Begum. 

Bangunan bergaya arsitektur Mughal ini berada di tepian Sungai Yamuna, salah satu sungai terpanjang yang berada di Negara Bagian Uttar Pradesh. Setiap tahun Taj Mahal dikunjungi 6,5 juta pelancong yang berasal dari seluruh dunia.

DAILY MAIL | NIKEN SASI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments