Di zaman yang penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan kecanggihan teknologi  seperti saat ini, semua memang bisa terjadi. Kali ini, keajaiban datang dari dunia medis. Seorang bayi berhasil dilahirkan dari hasil cangkok atau transplantasi rahim yang dilakukan di Amerika Serikat.

Sejak 2016, tim medis dari Baylor University melakukan percobaan transplantasi rahim kepada 10 perempuan yang bersedia dan salah satu di antaranya berhasil hingga tahap persalinan. Identitas ibu yang melahirkan dirahasiakan oleh pihak rumah sakit demi menjaga privasinya. Namun yang pasti, sang ibu memang enggak memilki rahim sebelumnya.

Ajaibnya pada Senin, 1 Desember 2017, bayi laki-laki pun terlahir sebagai hasil dari proses transplantasi rahim, dengan kondisi sehat dan sempurna. "Di awal memang sulit, tapi kami mengerti kesulitan ini pasti ada dan harus dinikmati. Dan sekarang bisa melihat anak ini lahir, Anda benar-benar seperti merasa sudah melakukan sesuatu yang indah, murni, alami," ujar Giuliano Testa, Peneliti Utama Uji Transplantasi Rahim.

Untuk dapat mengikuti program transplantasi rahim dari tim medis Baylor University ini, seorang perempuan diharuskan berusia 20 sampai 35 tahun, dengan sel telur yang normal dan sehat. Selanjutnya, tim medis akan melakukan fertilisasi secara in vitro hingga menghasilkan embrio yang kemudian dibekukan sampai rahim siap menerimanya.

Proses penanaman embrio hanya dapat dilakukan minimal satu tahun setelah proses transplantasi rahim dilakukan. Untuk memastikan kondisinya sudah prima. Jika proses ini berhasil seperti yang sudah terjadi di AS dan Swedia sebelumnya, persalinan akan dilakukan melalui operasi caesar. Dan rahim cangkokan pun harus dikeluarkan kembali dari dalam tubuh.

Wah, mudah-mudahan ilmu ini bisa terus berkembang luas ya. Agar semakin banyak perempuan bisa merasakan kehamilan dan menjadi seorang ibu!

 

NY TIMES| CHICAGO TRIBUNE

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments