hero
Penjara Wakefield Inggris. (The Sun)

EDITOR : OCTOBRYAN

21 April 2020, 16:30 WIB

INGGRIS

Pemerintah Inggris memutuskan untuk memindahkan narapidana asal Indonesia, Reynhard Sinaga, ke penjara yang menampung penjahat dan pelaku kriminal paling berbahaya.

Seperti dilansir dari The Sun, Selasa (21/4/2020), pria berusia 36 tahun itu dipindahkan dari penjara Strangeway ke penjara Wakefield di West Yorkshire, Leeds, Inggris.

Gambar penjara Wakefield Inggris dari udara. (examiner live) 

"Sinaga nampaknya sudah terlalu nyaman di penjara Strangeways. Kini dia harus berada di antara para penjahat paling berbahaya di Inggris," kata seorang sumber.

Penjara Wakefield dijuluki sebagai "Puri Monster", rumah kurungan berkapasitas 750 narapidana ini merupakan penjara tertua di Inggris dengan pengamanan paling ketat. 

Penampakan dalam penjara Wakefield Inggris. (mirror.co.uk)

Penjara berkategori A dan B ini, 60 persennya diisi oleh narapidana hukuman seumur hidup atau hukuman tak tentu untuk perlindungan terhadap publik.

Selain Reinhard, sejumlah pelaku kejahatan seksual kejam lain, juga mendekam di penjara ini, sebut saja Ian Watkins, Vokalis band Lostprophets yang dinyatakan bersalah setelah mencabuli anak-anak. Selain Ian, terdakwa dalam tragedi april Jones, Mark Bridger yang menculik dan membunuh anak-anak, juga di tempatkan di penjara ini.

Penampakan dalam Penjara Wakefield Inggris. (AP)

Dr Harold Shipman, pembunuh berantai yang menghabisi 15 pasiennya pada tahun 2000 silam juga sempat mendekam di Wakefield. Terdakwa yang dijuluki Dr Death ini meninggal di dalam selnya pada Januari 2014.

Ibu Reynhard, Normawati, menuturkan kesaksiannya saat berbincang dengan Reinhard tentang pemindahan penahanan yang ia jalani. Ia mengatakan, Reinhard meyakinkan ibunya bahwa kondisi baik-baik saja.

Reynhard Sinaga. (Facebook Reynhard Sinaga)

"Saya baik-baik saja di sini. Jangan khawatirkan aku, aku bisa menjaga diriku sendiri," papar Normawati.

Sebelumnya, Hakim pada pengadilan Manchester menjatuhkan hukuman 30 tahun penjara terhadap Reynhard pada 30 Januari lalu. Hakim menyatakan Reynhard terbukti bersalah melakukan 159 kali pelecehan seksual, termasuk 136 tindak perkosaan.

Reynhard Sinaga. (Dok.)

Menurut hakim, modus Reynhard adalah memperdaya korbannya dengan minuman keras dan narkoba hingga tidak sadarkan diri. Setelah itu dia memperkosa korban-korbannya sembari direkam dengan kamera video.

(BACA JUGAReynhard Sinaga, Anomali Mahasiswa Indonesia di Inggris)

Universitas Manchester yang menjadi tempat Reynhard menimba ilmu mencabut dua gelar magister yang disandangnya. Hal tersebut dilakukan atas pertimbangan keputusan Pengadilan Manchester pada 6 Januari lalu.

Reynhard atau biasa disapa Rey, menerima dua gelar dalam bidang sosiologi dan perencanaan dari Universitas Manchester. Dia kemudian melanjutkan studi untuk meraih gelar PhD di Universitas Leeds.

ANAN SURYA

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments