hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

15 April 2020, 18:05 WIB

THAILAND

Selama pandemi COVID-19 ini terjadi banyak orang menjadi sangat berhati-hati dalam menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta interaksi sosial. Tapi di saat yang sama, kepedulian antar sesama juga muncul dan terus menggugah nurani. Kisah kepedulian itu juga muncul dari Yenjai Wongpaiboonsri yang berusia 80 tahun dan suaminya Prachuap Wongpaiboonsri yang berusia 83 tahun. 

(World of Buzz)

Pasangan asal Thailand ini menyumbangkan uang sejumlah Rp554 juta dari tabungannya kepada dua rumah sakit. Pasangan lansia ini sehari-hari menjual mie di Chonburi, Thailand Tenggara. Mereka membagi uang donasinya menjadi dua bagian Rp241 juta untuk Rumah Sakit Queen Savang Vadhana Memorial dan Rp313 juta untuk Lamchabang Hospital.

Pasangan ini mengatakan bahwa mereka sudah cukup tua, dan mereka tak tahu kapan akan tiada. Maka mereka menyumbangkan uang tabungan ketika mengetahui rumah sakit membutuhkan ventilator dan alat tes COVID-19. Hal ini menjadi bentuk sumbangsih mereka untuk masyarakat.

(World of Buzz)

Selain itu, Yenjai bercerita, pernah suatu kali Prachuap jatuh dan kedua lengannya patah. Dokter dan perawat di rumah sakit memberinya pelayanan terbaik dan membantu membayar biayanya. Yenjai masih sangat bersyukur untuk hal itu.

Pasangan lansia ini telah menjalankan kedainya selama lebih dari 50 tahun, dan mereka memiliki pelanggan yang begitu menyukai makanannya. Saat ditanya apa rahasianya, mereka bilang tidak ada. Mereka hanya menggunakan bahan-bahan segar dengan kualitas baik, dan memasak dengan sepenuh hati dan jiwa. Mereka sungguh merupakan pasangan yang murah hati. Semoga mereka selalu diberi kesehatan.

DYNAR MANGGIASIH | WORLD OF BUZZ

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments