hero
Nadia, harimau betina Melayu berumur 4 tahun di Kebun Binatang Bronx, yang menurut pihak kebun binatang teruji positif terinfeksi virus corona (COVID-19) muncul pada foto tanpa tanggal yang disediakan

EDITOR : OCTOBRYAN

9 April 2020, 16:45 WIB

AMERIKA SERIKAT

Harimau Melayu betina yang berada di kebun binatang Bronx, New York, Amerika Serikat terinfeksi COVID-19. Hal ini dibenarkan pihak pengelola kebun binatang. Menurut mereka, hewan berjenis kelamin bernama Nadia itu menunjukkan gejala batuk kering. 

Ketika melihat ada indikasi COVID-19, tim dokter hewan melakukan sejumlah tes kepada Nadia dan berhasil mengambil sampel darahnya untuk diperiksa dan dikirim ke laboratorium diagnostik Fakultas Kedokteran Hewan di Universitas Cornell dan Universitas Illinois di Negara Bagian New York. Hasil tes menunjukkan kucing besar berusia 4 tahun itu dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

Harimau Malaya di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat. (@Instagram Bronxzoo)

"Sepengetahuan kami, ini pertama kalinya, hewan liar bisa terinfeksi virus, dalam hal ini COVID 19 dari seseorang,” ucap Paul Calle, kepala dokter hewan untuk Kebun Binatang Bronx, seperti dikutip dari National Geographic, Rabu (8/4/2020).

Belum diketahui bagaimana Nadia bisa terpapar COVID-19. Namun, pengelola kebun binatang menduga Nadia kemungkinan tertular dari penjaga atau pawang yang merawatnya. Bukan hanya Nadia, harimau betina lain, Azul, 2 harimau Siberia dan 3 singa Afrika juga mengalami gejala yang sama. 

Harimau Malaya di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat. (@Instagram Bronxzoo)

“Harimau-harimau kami terinfeksi oleh orang yang merawat mereka yang tanpa gejala terinfeksi virus atau sebelum orang tersebut mengalami gejala,” ucap pihak Pengelola Kebun Binatang Bronx. 

Namun yang mengherankan, hanya singa dan harimau saja yang menunjukkan gejala COVID19, sementara kucing besar lain seperti macan tutul salju, macan tutul Amur, cheetah dan puma tidak menunjukkan adanya gejala terpapar virus corona. 

Harimau Malaya di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat. (@Instagram Bronxzoo)

Walaupun demikian, pihak pengelola tetap akan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap satwa sesuai himbauan pemerintah setempat. Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium Amerika Serikat juga yang meminta para petugas di seluruh kebun binatang Amerika Serikat untuk meningkatkan tindakan keamanan ketika bekerja. 

(BACA JUGA: Pesan Orangutan untuk Indonesia dari Dalam Hutan Kalimantan)

"Jika kita tahu penjaga memiliki COVID-19, mereka tidak diijinkan bekerja. Jika virus dapat berpindah dari orang ke kucing besar, hal terpenting yang bisa kita lakukan adalah menguji orang-orang," tambah pengelola.

Oleh sebab itu untuk melindungi setiap hewan dan juga para petugas, sejak 16 Maret Kebun Binatang Bronx ditutup untuk umum. Tindakan ini juga dilakukan seiring dengan pandemic virus corona yang merebak di Amerika Serikat.

ANGGY PASARIBU

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments