hero
Bill Gates. (REUTERS)

EDITOR : OCTOBRYAN

9 April 2020, 15:25 WIB

AMERIKA SERIKAT

Secercah harapan muncul di tengah pandemic COVID-19 yang melanda seluruh dunia. Pendiri Microsoft, Bill Gates  melalui The Gates Foundation siapkan miliaran dolar untuk mendanai pembangunan tujuh pabrik pengembangan kandidat vaksin virus corona. 
 
Seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (8/4/2020), Gates mengatakan proses pengembangan vaksin paling cepat memakan waktu satu setengah tahun, mulai dari pengujian sampai membangun kapasitas produksi. 
 
Bill Gates. (Twitter @Billgates)

"Karena yayasan kami memiliki keahlian mendalam tentang penyakit menular, kami memikirkan epidemi, kami mendanai beberapa hal, seperti upaya pengembangan vaksin," kata Gates.

Dengan dukungan pendanaan dan pengalaman, lanjut Gates, pembangunan tujuh pabrik itu diyakini bisa mempercepat pembuatan vaksin COVID-19 bagi pasien yang membutuhkan.
 
Meski demikian, Gates menekankan hanya dua vaksin yang dipilih dari tujuh kandidat. Artinya, ada miliaran dolar yang terbuang untuk proses penemuan vaksin COVID-19 ini.
 
Bill Gates. (Twitter @Billgates)

“Meskipun akhirnya kita akan mengambil paling banyak dua dari mereka, namun kita akan mendanai pembangunan 7 pabrik agar kita tidak membuang waktu dengan mengatakan vaksin mana yang berfungsi," tutur Gates.

Menurut Gates, miliaran dollar biaya yang digelontorkan untuk menemukan vaksin ini tidak sebanding dengan besarnya uang yang terbuang secara ekonomi di dunia saat ini. 
 
“Situasi yang kita hadapi sekarang, di mana terdapat triliunan dolar yang hilang, itu seribu kali lebih banyak. Tapi menghabiskan miliaran dolar untuk menemukan vaksin, akan sepadan,” ucapnya
 
 
Diketahui bahwa tahun 2015, Bill Gates sempat mengingatkan bahwa wabah penyakit merupakan suatu ancaman besar bagi manusia karena dapat menyebakan jutaan kematian dalam beberapa waktu mendatang. Ia sempat menyampaikan dunia yang tidak siap menghadapi pandemic seperti itu.
 
Bahkan upaya yang dilakukan dunia sekarang, seperti menjaga jarak sosial dan melakukan karantina tidak menghilangkan COVID 19, hanya membuat kasusnya menjadi berkurang.
 
Selama masyarakat masih terus bepergian bekerja, penularan virus pernapasan antar manusia masih berpotensi terjadi. Gates memprediksi kondisi sulit kembali menjadi normal, sampai vaksin virus corona berhasil ditemukan.
 
ANGGY PASARIBU

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments