hero
Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Selasa (17/3/2020). Pemerintah Aceh telah mengeluarkan keb

EDITOR : OCTOBRYAN

3 April 2020, 18:40 WIB

INDONESIA

Penyebaran virus COVID-19 membuat pemerintah imbau pelaksanaan social distancing, termasuk gerakan Work from Home, baik bagi para pegawai, maupun para siswa sekolah untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dari rumah.

Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (3/4), Jokowi tegaskan pelaksanaan Ujian Nasional 2020 ditiadakan. Sebelumnya, wacana peniadaan UN telah dibahas oleh kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan direncanakan akan dimulai pada 2021.

Petugas menunjukkan ruangan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 3 Kota Tangerang, Banten, Senin (16/3/2020). Pemerintah Provinsi Banten memutuskan menunda UNBK tingkat SMK berdasarkan keputusan Gubernur Banten,  sebagai pencegahan penyebaran COVID-19 atau virus Corona. (ANTARA FOTO/Fauzan)

"Dan untuk cegah covid-19 kita putuskan untuk batalkan UN 2020. Saya liat ini jadi momentum untuk merumuskan ulang sistem evaluasi standar dasar  pendidikan dan menengah secara nasional. Apakah dalam pengendalian mutu pendidikan secara nasional hanya merupakan UN, atau kita juga bisa gunakan standar internasional seperti PISA," Ujarnya dalam rapat terbatas Jumat siang.

PISA merupakan sistem ujian yang diinisasi oleh Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72 negara di seluruh dunia.

Seorang tutor melakukan streaming langsung materi pembelajaran untuk media daring dari aplikasi yang bergerak di bidang edukasi Pahamify di Sadewa Raya, Kelurahan Bantarjati, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/3/2020). Permintaan pembelajaran melalui media daring untuk siswa SMA yang akan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mengalami peningkatan dari biasanya 5 ribu menjadi 25 ribu pengguna dari berbagai daerah di Indonesia setiap harinya karena dampak keputusan Pemerintah melakukan pembatasan sosial atau social distancing untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Jokowi menambahkan, Indonesia telah ikut survei PISA selama 7 putaran, sejak tahun 2000 hingga 2018. Dalam survei PISA, diketahui bahwa sistem pendidikan Indonesia berubah jadi lebih inklusif, terbuka, dan akses luas dalam 18 tahun terakhir. 

Namun, ada tiga catatan penting yang diambil dari hasil survei PISA, yakni banyaknya jumlah siswa berprestasi rendah, tingginya angka siswa yang tinggal kelas, serta tingginya angka siswa bolos.

ANAN SURYANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments