hero
Mabes Polri. (NET)

EDITOR : OCTOBRYAN

1 April 2020, 16:55 WIB

KABUPATEN SUKABUMI, INDONESIA

Kepolisian Republik Indonesia memastikan 7 siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol) positif terjangkit virus Corona. Hal itu dipastikan setelah Mabes Polri melakukan Swab Test kepada ribuan siswa Setukpa Sukabumi, Jawa Barat.

"Berawal dari ada 1 siswa yang deman berdarah yang kemudian karena kita rontgen ada berkabut hasilnya kita rujuk ke RS Kramat Jati. Kemudian bertambah, ada 8 orang siswa lain yang merasa demam. 7 orang positif, 2 lainnya DBD," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono di Setukpa Lemdikpol, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu, (1/4/2020).

Ilustrasi polisi. (ANTARA FOTO)

Siswa tersebut, lanjut Argo, kemudian dirawat di Rumah Sakit RS Soekanto, Kramat Jati dan RS Bhayangkara Brimob. Sementara itu untuk mencegah penularan terhadap 1550 siswa lain Mabes Polri melakukan Rapid Test Corona.

"Melalui Rapid Test 300 siswa positif Corona," lanjut Argo.

Argo melanjutkan, hasil rapid test tersebut tidak menjamin 300 siswa ini positif Covid-19, karena tingkat akurasinya 80 persen. Oleh sebab itu, untuk menentukan ratusan siswa itu benar-benar positif atau negatif virus corona harus melalui uji pemeriksaan swab.

RS Bhayangkara Lemdiklat Polri. (ISTIMEWA)

Argo mengatakan,  mereka pun diisolasi di Setukpa Lemdikpol Sukabumi menunggu Swab Test  dilakukan. Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menjelaskan, pihaknya menangani 300 siswa tersebut sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP).

"Kondisi 300 siswa tersebut saat ini dalam keadaan baik. Kami isolasi mandiri selama 14 hari dan diberikan suntik vitamin C serta melakukan olah raga ringan, dan dilakukan rontgen,” kata Argo.

(BACA JUGA: Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan Masyarakat Terkait Wabah Covid 19)

Sementara, sambung Argo, siswa lainnya yang dinyatakan negatif telah dikembalikan ke daerahnya masing-masing untuk melaksanakan cuti dan tetap diwajibkan menjalani isolasi mandiri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda masing-masing siswa didik dengan pengawasan. 

“(Yang negatif) melaksanakan cuti dan mereka tetap menjalankan Isolasi mandiri yang dilaksanakan di SPN Jajaran selama 14 hari kedepan,” jelas Argo. 

TIM LIPUTAN

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments