hero
(INSTAGRAM@anneavantirheart)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

31 Maret 2020, 10:30 WIB

KOTA SEMARANG, INDONESIA

Munculnya pandemi Covid-19 justru membuat kita memiliki rasa solidaritas yang tinggi dan ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk saling membantu. Seperti yang dilakukan desainer Indonesia, Anne Avantie yang memilih menghentikan sementara produksi kebayanya dan membuat baju Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis.

APD sendiri belakangan ini langka karena tingginya permintaan padahal sangat penting untuk pada tenaga medis yang bersetuhan langsung dengan pasien Corona. Banyak rumah sakit yang mengeluh dan susah menangani pasien Coroan karena kondisi ini. 

Kondisi itulah yang menggerakkan hari wanita berusia 53 tahun ini. Dikutip dari akun Instagramnya @anneavantieheart pada lyang diunggah pada (25/03/2020), Anne mengatakan jika APD yang dibuat tidak diperjual belikan. Dan diberikan gratis kepada rumah sakit yang membutuhkan. 

Berbagi baju APD (Alat Pelindung Diri) di produksi oleh Yayasan Anne Avantie yang dipersembahkan oleh para donatur dan tidak diperjual belikan. Disumbangkan ke rumah sakit dengan surat permohonan resmi (lintas keyakinan)," tulis Anne Avantie.

Anne sendiri menambahkan jika APD yang diproduksi memang tidak banyak karena dikerjakan dengan mesin manual berbeda dengan pabrik. Oleh karena itu, jumlah yang berhasil diproduksi juga terbatas. Rumah sakit yang membutuhkan diminta untuk mengirimkan surat resmi melalui email agar tepat sasaran. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

BERBAGI Baju APD ( Alat Pelindung Diri ) di produksi oleh Yayasan Anne Avantie yg dipersembahkan oleh para DONATUR dan TIDAK Di PERJUAL BELI kan ., ????. • • •Disumbangkan ke RUMAH SAKIT -RS dengan surat permohonan Resmi ..????( Lintas keyakinan .)????• • •Ketika Tuhan menyentuh saya secara pribadi ., untuk berbuat sesuatu bagi PAHLAWAN KEMANUSIAAN yg mempertaruh kan NYAWA untuk kita ... atas musibah VIRUS COVID 19 ????>>saya menanggapi dengan segala keTULUSAN ..????..walau dalam KETERBATASAN MESIN yg " TERBATAS" .. ????-Tapi NIAT BAIK kami TIDAK TERBATAS dan saya Percaya .., ketika Tuhan BERKEHENDAK ., saya & tim pasti Di MAMPUKAN bahkan untuk suatu hal yg MUSTAHIL sekalipun ..????• • • Kami hanya bisa memproduksi dalam jumlah yg TERBATAS .., karena kami bukan PABRIK dan di kerjakan secara MANUAL > maka dengan segala keterbatasan BAJU APD setiap hari kami producsi semampu yg kami bisa lakukan ..seMAXIMAL mungkin dengan menghentikan seluruh produksi yg lain ..????• • • Oleh karena itu saya memohon MAAF andai tidak bisa dalam JUMLAH BANYAK menyumbangkan pada PAHLAWAN KEMANUSIAAN melalui RS setempat . ????• • • Semoga apa yg kami lakukan ini bermanfaat dan bisa Di TIRU oleh PENJAHIT 2 lain atau GARMENT yg lain ..????> untuk mengambil PERAN .., menjadi TERANG sekecil apapun SINAR nya .., bagi sesama yg membutuhkan ..????????• • •Dengan segala kerendahan hati surat permohonan bisa di kirim kan ke anneavantie@yahoo.com. • • •Dan apabila terketuk hati ingin berDONASI bisa ke : BCA atasnama Yayasan Wisma kasih Bunda 009- 7006- 711 . Cp : Asmanah - 081389373939• • • Segala Apa yg kami perbuat dengan segala KETERBATASAN yg ada .., kami persembahkan hanya untuk MEMULIA kan nama Tuhan ..????> Terimakasih untuk jalinan KASIH nya . ???? • • #inspirasianneavantie #instagood #instalife #covid_19 #viruscorona #desinfektan #stayhealthy #staysafe #dirumahaja #anneavantieheart #anneavantiefoundation #anneavantiemall #anneavantiemanagement #anneavantieproductionhouse #viruscoronadiindonesia #yayasananneavantie #inspirasianneavantie #renungananneavantie #detiknews #kompastv #metrotvnews #indonesiabersatulawancorona #wismakasihbunda #herballove #inavbyanneavantie #ganjarpranowo #sinarmas #hendrarprihadi

A post shared by Anne Avantie Heart (@anneavantieheart) on

"Kami hanya bisa memproduksi dalam jumlah yang terbatas karena kami bukan pabrik dan dikerjakan secara manual, maka dengan segala keterbatasan baju APD setiap hari kami produksi semampu yang kami bisa lakukan semaksimal mungkin dengan menghentikan seluruh produksi yang lain," tambahnya.

Anne Avantie yang sudah 30 tahun berkarya ini dikenal memiliki sejumlah yayasan yang bergerak di bidang kesehatan, namun ini merupakan kali pertama ia membuat APD dan harus mengesampingkan produksi kebaya. Anne juga mengajak rekan-rekan seprofesinya ikut ambil bagian dalam menangani wabah ini. 

ESTHER CRAMER

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments