hero
(Pixabay)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

17 Maret 2020, 12:40 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Ketika wabah virus Corona menyebar ke seluruh dunia, orang-orang menimbun masker, cairan disinfektan, sampai berbagai bahan makanan. Bahkan orang bersiap untuk mengisolasi diri dan membatalkan rencana perjalanan ke negara-negara yang terkena dampak. Selain mengurangi interaksi dengan banyak orang, menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan tertentu juga bisa mengurangi resiko terkontaminasi virus Corona. Ahli gizi dan profesional kesehatan Australia berbagi informasi mengenai beberapa  bahan yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan. Berikut ini empat bahan-bahan tersebut yang dikutip dari Daily Mail pada (17/03/20). 

 

Telur

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Хочу поделиться с Вами новостью которая взорвала Instagram ???? Это фото сейчас самое популярное в Instagram ???? Да, самое обычное яйцо ???? стало самым популярным. Эта фотография обычного яйца ???? набрала уже почти 40 миллионов лайков, больше 1 миллиона комментариев Размещена эта фотография в аккаунте ???? world_record_egg ???? и это кстати единственная фотография в профиле. Фото было размещено 4 января и за это время набрало почти 40 миллионов лайков и это рекорд Instagram. А сам профиль набрал уже более 5 миллионов подписчиков. А вы уже видели это знаменитое на весь Instagram яйцо? Что думаете по этому поводу? Как всего за десять дней можно собрать столько ❤ #eketerina_kristina #mom_blog #Egg #EggGang #worldrecord #LikeTheEgg #EggInstagram #igtvip #photo2sa #экономимвместескатериной #бьютиблогер #бьютиблог #бьюти #косметикадлялица #уходзасобой #мамочкивдекрете #мамаблогер #мамадоча #ямамадочки #блогмамы #экономия #мамытакиемамы #яйцо #яйцоинстаграм

A post shared by БЬЮТИБЛОГ ????‍♀️ МАТЕРИНСТВО (@ekaterina.myblog) on

 

Telur adalah makanan bergizi yang mengandung lebih dari 20 vitamin dan mineral penting. Di antaranya protein berkualitas baik, lemak baik, vitamin A dan E, tulis ahli gizi Susie Burrell di situs webnya. Kamu bisa mendapatkan banyak vitamin dan mineral ini dari makanan lain, kecuali selenium. Antioksidan kuat yang punya peran penting dalam menjaga kesehatan sel. Satu telur misalnya, menyediakan seperempat dari kebutuhan selenium harian kamu. Selain infertilitas, kelemahan otot dan rambut rontok, selenium yang terkuras bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah.

 

Teh Hijau

 
 
 
 
 

 

Teh hijau mengandung flavonoid yang diyakini membantu menghambat produksi enzim yang menyebarkan virus dalam tubuh. Selain itu, antioksidannya sangat tinggi dan bisa memberikan dorongan yang dibutuhkan tubuh untuk membantu melawan gejala virus ketika kita terinfeksi oleh virus. Ini juga terdaftar sebagai penguat metabolisme yang penting untuk menjaga tubuh yang sehat.

 

Bawang

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Siapa tau di IG ada bos sayur ???? #bawang #sayur #corona

A post shared by Dody Suprayogi (@dody.suprayogi) on

 

Makanan kaya antioksidan termasuk bawang merah dan bawang putih sangat penting untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang melawan virus. Bawang merah dan bawang putih mengandung Vitamin C, B dan E yang membantu mengurangi risiko penyakit dan membantu melawan infeksi. Selain itu makanan kaya antioksidan seperti terong, labu dan wortel, harus dimakan setidaknya sekali sehari.

 

Kunyit

 

Saat kita melawan kerusakan oksidatif, ini waktunya melihat cara mengendalikan peradangan. Mengkonsumsi makanan kaya anti-inflamasi sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh. Pastikan kita mengonsumsi makanan kaya anti inflamasi yang cukup, tingkatkan asupan sayur dan buah. Makan setidaknya lima sayuran setiap hari bisa membantu melawan peradangan dan bahan-bahan seperti kunyit punya manfaat tambahan.

 

ESTHER CRAMER | DAILYMAIL

 

 

5

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments