hero
Proyek pembangunan RS Corona di Pulau Galang, Kepulauan Riau. (NET/Petrus)

EDITOR : OCTOBRYAN

9 Maret 2020, 12:55 WIB

BATAM, INDONESIA

Pemerintah Indonesia segera merealisasikan pembangunan rumah sakit khusus virus Corona. Nantinya, rumah sakit itu akan ditargetkan agar bisa menampung 1000 pasien penyakit menular.

"Di dalamnya nanti juga ada 50 ruang isolasi bertekanan negatif dengan kamar mandi dalam ruang. 30 ruangan non ICU dan 20 ruangan ICU. Mudah-mudahan segera terealisasi," ujar Hadi Tjahjanto kepada NET.Z saat meninjau proses pembangunan RS, Minggu, (8/3/2020).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kanan) bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (ketiga kanan) saat meninjau pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga pulau Galang di Terminal Sijantung, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2020). Kunjungan tersebut dalam rangka rencana pembangunan rumah sakit khusus untuk penyakit corona dan virus menular lainnya di kawasan eks- camp Vietnam. (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah)

Pantauan NET.Z, proses pembangunan awal RS itu telah dimulai, beberapa alat berat digunakan untuk mulai meratakan kontur tanah di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Hadi menyebutkan, Pulau Galang adalah lokasi yang ideal untuk pembangunan rumah sakit khusus. Bangunan bekas pengungsian Vietnam adalah bekas penampungan pencari suaka asal Vietnam yang kini difungsikan sebagai tempat wisata sejarah. Lokasinya berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Batam.

Pos pengamanan gabungan dirikan di kawasan eks-camp Vietnam di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2020). Pemerintah berencana membangun rumah sakit khusus corona di kawasan eks-camp Vietnam tersebut. (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Pemerintah akan merenovasi bangunan bekas rumah sakit yang masih ada. Bangunan yang berada di dalam kawasan eks pengungsi Vietnam ini masih berdiri kokoh dan hanya perlu perbaikan di beberapa bagian. 

"Jarak antara rumah sakit dan rumah penduduk 2-3 kilometer, disini juga ada landasan untuk pesawat kecil," jelasnya.

Tidak lupa, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa virus corona adalah ancaman yang sedang dihadapi bersama. Hadi juga mengimbau kepada seluruh personel agar melakukan pengamanan di lokasi rumah sakit yang akan dibangun, hal tersebut bertujuan agar target pembangunan bisa tercapai dalam waktu dekat.

Rencana pembangunan RS khusus virus Corona. (NET/Petrus)

Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Idham Aziz juga memberikan semangat kepada seluruh personel agar tetap menjaga stamina.

"Kita di Pulau Galang dalam rangka melihat langsung dari dekat terkait persiapan pembangunan rumah sakit yang di back up oleh TNI-Polri. Yang bertugas disini harus menjaga betul stamina dan bekerja dengan ikhlas" tutupnya. 

Pembangunan rumah sakit khusus penyakit menular di Pulau Galang adalah salah satu respons dari pemerintah terhadap virus corona.

(BACA JUGAPeneliti UI Kembangkan Alternatif Pengobatan Covid-19)

Saat ini sudah dua warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif mengidap corona. Keduanya adalah warga Depok, Jawa Barat, yang kini dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianto Saroso.

Selain dua orang itu, RSPI Sulianti Saroso mengungkap ada tujuh orang lain yang berada dalam status pengawasan. 

PETRUS TURNIP

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments