hero
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Preside

EDITOR : OCTOBRYAN

6 Maret 2020, 16:55 WIB

INDONESIA

Juru Bicara penanganan virus Corona Achmad Yurianto menyebut ada 227 spesimen dari suspect Corona atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diperiksa. Spesimen itu berasal dari 61 rumah sakit yang tersebar di 25 provinsi.

"Hingga tadi malam, kamis sudah menerima 227 spesimen yang dikirim dari 61 RS di 25 propinsi terkait dengan kasus pasien dalam pengawasan," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat, (6/3/2020).

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Dalam keterangan persnya Achmad Yurianto menyampaikan sebanyak empat orang dinyatakan suspect virus Corona karena telah melakukan kontak langsung dengan warga Depok yang positif sebelumnya dan mengalami gejala-gejala awal seperti Influenza yang kini tengah diobservasi dan menunggu hasil pasti dari pemeriksan laboratorium. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Achmad menjelaskan, Dari jumlah tersebut, dua orang telah dinyatakan positif, sedangkan 13 orang diduga terjangkit atau suspect covid-19. Suspect Corona adalah istilah medis yang menyatakan seorang pasien diduga mengidap Corona, tapi belum bisa dipastikan positif atau negatif. 

“13 kasus suspect di rumah sakit dalam kondisi diisolasi. Lainnya negatif,” ujarnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Dari 13 orang yang menjadi suspect, Yurianto menyebut empat orang masuk dalam klaster Jakarta. Mereka pernah melakukan kontak dekat dengan pasien yang telah dinyatakan positif corona. Keempatnya juga mengalami gejala influenza tingkat sedang, seperti batuk, pilek, dan demam. 

“Kemudian kami telusuri bahwa mereka influenza setelah kontak dengan kasus 1 dan kasus 2,” kata Yurianto.

Petugas memarkir mobil ambulans di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga Kamis 5 Maret ini ada 156 pasien dalam pengawasan virus corona yang tersebar di 35 rumah sakit di 23 provinsi, 2 diantaranya merupakan pasien positif corona yang masih dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Menurut Yurianto, empat suspect Covid-19 di klaster Jakarta telah diisolasi. Mereka juga telah diperiksa sampelnya di laboratorium. Lebih lanjut, pemerintah juga mengawasi dua kelompok lainnya, yakni kru kapal pesiar Diamond Princess dan World Dream.

"Kedua kelompok tersebut saat ini tengah diobservasi di Pulau Sebaru Kecil," paparnya. 

(BACA JUGAPeneliti UI Kembangkan Alternatif Pengobatan Covid-19)

Menurut Yurianto, 188 kru World Dream telah diperiksa dan dinyatakan negatif virus corona. Sebanyak 68 dari 69 kru Diamond Princess juga dinyatakan negatif dari virus mematikan tersebut. Sedangkan satu awak dipisahkan dan sedang dalam pemeriksaan ulang. 

“Ini ada yang kami pisahkan satu orang. Meski fisiknya baik, tapi kami curigai dia suspect tertular Covid-19 dan sudah diisiolasi di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan,” kata Yurianto.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments