hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

3 Maret 2020, 13:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Operasi plastik selalu menarik perhatian orang. Maka bukan hal baru bila acara seperti ‘Botched’ atau ‘Extreme Makeover’ sangat populer. Tapi tak ada tempat lain di dunia ini dimana operasi plastik menjadi hal yang sangat umum selain di Korea Selatan. Maka wajar bila reality show operasi plastik di Asia, menjadi sangat besar dibanding acara serupa di Barat.

Dikutip dari Odditycentral pada (03/03/20) ‘Let Me In’ merupakan sebuah reality show tentang merubah perempuan miskin dan kurang bergaul melalui operasi platik untuk memberikan mereka kehidupan yang lebih baik. Tapi kita bukan membicarkan tentang operasi hidung sederhana, lip filler, atau make up.

Kebanyakan kandidat memilih untuk dioperasi dengan hasil yang bisa dibilang sangat berbeda dari sebelumnya. Perbedaan tersebut misalnya tampak pada kontur tulang dan sepenuhnya merubah fitur keseluruhan, seperti bentuk mata dan mulut.

‘Let Me In’ telah tayang selama satu decade dan masih berlanjut sebagai acara televisi yang sukses besar. Meskipun tak pelak juga memicu kontroversi karena mengagungkan operasi plastik. Musim pertama ‘Let Me In’ tayang pada 2010, dan dengan cepat menjadi fenomena di televisi.

Jutaan orang menonton untuk melihat transformasi mengejutkan dari para pesertanya. Dijamin, para perempuan yang mengikuti acara ini akan terlihat tidak dikenali, dalam arti yang baik, namun ada beberapa aspek acara yang dinilai mengganggu.

Contohnya, produser ‘Let Me In’ telah dituduh mengutuk penampilan perempuan biasa yang menyebabkan rendahnya kepercayaan diri. Di saat yang sama, operasi plastik menjanjikan sebagai satu-satunya jalan untuk mereka menaikkan rasa percaya dirinya.

“’Let Me In’ gagal membuka aspek negatif operasi plastik dan mempromosikan khayalan bahwa hidup akan jadi jauh lebih baik melalui operasi plastik,” Pernyataan ini disampaikan oleh kelompok Korean Womenlink.

Meskipun program ini termasuk acara televisi, tak bisa dipungkiri fakta bahwa program ini mengiklankan operasi plastik. Seiring kontroversinya, ‘Let Me In’ justru bisa mempertahankan popularitasnya di slot prime time televisi Korea Selatan karena transformasi mengejutkan dari peserta pilihannya.

Kesuksesan masif ini membantu acara bisa melampaui batas dan versi Thailand dari ‘Let Me In’ kini telah tayang lebih dari tiga tahun. Korea Selatan menduduki peringkat pertama di dunia dengan jumlah prosedur operasi plastik terbanyak per kapita.

Operasi plastik adalah hal lumrah, di Seoul saja bisa dengan mudah ditemukan ribuan klinik operasi plastik. Negeri Gingseng ini pun dikenal dengan kebisaan mereka merubah tampilan meski masih di usia muda, dengan operasi seperti blepharoplasty (operasi lipatan kelopak mata), dan rhinoplasty (operasi hidung) menjadi populer sebagai hadiah kelulusan SMA.

DYNAR MANGGIASIH | ODDITY CENTRAL 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments