hero
Kheiza Venda Salsabila berlatih slalom di Sirkuit Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat. (@Instagram keizhavnd)

EDITOR : OCTOBRYAN

25 Februari 2020, 16:20 WIB

KABUPATEN CIANJUR, INDONESIA

Nama Keizha Venda Salsabila mungkin masih asing terdengar di telinga. Namun jangan sangka, dibalik penampilan manisnya gadis asal Cianjur, Jawa Barat, ini sangar mengemudikan mobil sambil meliuk-liuk alias slalom.

Lincah dan cepat, dua kata itulah yang tepat diungkapkan saat gadis berusia 16 tahun itu beraksi. Membesut Toyota Etios Valco bermesin tipe 3 NR-FE DOHC 1.2, Keizha dengan cepat melahap tiap belokan cone di Sirkuit Pasir Hayam Cianjur, Jawa Barat.

Keizha Bella Salsabila berlatih slalom di Sirkuit Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat. (NET/Mugie)

Ia tampak sangat menguasai teknik slalom mulai dari peragaan zig zag, manuver membentuk angka 8, hingga circle berulang kali hanya dalam sekian detik.

Siswi kelas satu di SMK Negeri 1 Cilaku ini tidak canggung ikut balap meski dunia slalom identik dengan lelaki. Maklum saja jadi pembalap merupakan cita-citanya sejak kecil.

Keizha Bella Salsabila berlatih slalom di Sirkuit Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat. (NET/Mugie)

Demi mewujudkan cita-citanya, ia tekun berlatih di bawah bimbingan instruktur balap. Menurutnya, menjajal trek slalom menjadi tantangan tersendiri. Dia harus mengontrol emosi, fokus, dan percaya diri. Karena, untuk balapan ini tidak ditemani navigator.

"Slalom itu dasarnya gitu ya, dasar dari segala balapan. Di slalom kita bisa ngulur belok gimana, kalau mobil melintir harus gimana, kita bisa tahu lebih," tuturnya kepada NET.Z.

Keizha Bella Salsabila berlatih slalom di Sirkuit Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat. (NET/Mugie)

Sekilas mengemudikan mobil balap drift dan slalom sepertinya memiliki gaya yang serupa. Namun kedua cabang balap tersebut memiliki cara mengemudi kendaraan yang berbeda jauh. Meski sama-sama harus menampilkan aksi 'ngepot', teknik keduanya berbeda.

Menurut Keizha, Jika dalam drift, mobil yang digunakan berjenis penggerak roda belakang, maka lain halnya dengan slalom dan gymkhana, keduanya menggunakan jenis penggerak roda bagian depan. Begitu juga dengan lintasan dan teknik – teknik manuvernya, ketiganya memiliki lintasan dan teknik manuver yang berbeda.

Keizha Venda Salsabila dalam ajang Kejurnas Slalom U23 di Bandung, Jawa Barat. (@Instagram keizhavnd)

"Kesulitannya tuh kalo ada dikasih tempat gitu ya main di sini, tapi tempat nya yang itu kecil gitu, sempit, jadi kita harus lebih lincah lagi," ujarnya.

(BACA JUGAKala Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Tunggangan)

Tidak hanya tekad, dukungan keluarga juga jadi semangat tersendiri bagi Keizha untuk mengejar cita-citanya jadi pembalap. Meski tiap hari bercucuran keringat di balik kemudi, Keizha tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas.

"Alhamdulillah keluarga mendukung asalkan kitanya bisa membagi waktu gitu ," ucap Keizha.

MUGIE SATRIA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments