hero
Puing-puing Helikopter jenis MI 17 pengangkut 12 personil TNI ditemukan di Kawasan Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. (Istimewa)

EDITOR : REZA PAHLEVI

15 Februari 2020, 22:00 WIB

PAPUA, INDONESIA

Hilang hampir sembilan bulan, Helikopter jenis MI 17 penerbad No Reg HA 5138 pengangkut 12 personil TNI AD akhirnya ditemukan, Senin (10/2/2020). Helikopter ditemukan dengan kondisi hancur di Kawasan Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

Saat ditemukan, seluruh penumpang tewas. Dari 12 Personil yang tewas dalam kejadian naas tersebut, 5 orang diantaranya personil Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Papua Nugini, Batalyon Infanteri (Yonif)  725/ Woroagi.

Komandan Batalyon Yonif 725/ Woroagi, Mayor Infanteri Muhammad Amin mengungkapkan, dari lima prajurit baru empat orang yang teridentifikasi. Karena saat ditemukan, jenazahnya dalam kondisi masih utuh.

Keempat prajurit tersebut yakni Prajurit Satu Yanuarius Loe, Prajurit Satu Resno, Prajurit Dua Sujono Kaimudin, dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana.

“Sementara satunya lagi adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan yang saat ini belum terindentifikasi. Informasi yang diterima saat ditemukan korban hanya tinggal tulang belulang. Namun berhasil dikumpulkan," ujar Amin saat dihubungi NETZ, Sabtu  (15/02/2020).

Amin menjelaskan, ke-12 jenazah tersebut ditemukan di sekitar puing-puing helikopter MI17 sekitar pukul 12.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) oleh tim evakuasi. Namun, kondisi jalur menuju lokasi sangat sulit.

"Saat melakukan evakuasi, tim harus betul-betul berjuang agar sampai di lokasi. Mengingat jalur menuju ke lokasi begitu sulit, sehingga membutuhkan waktu yang tidak singkat," ungkap Amin.

 12 jenazah korban heli MI17 saat tiba di Pangkalan Base Ops  Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (15/02/2020). (Istimewa)

Dari informasi yang dihimpun NET.Z, 12 jenazah tersebut dievakuasi ke Pangkalan Base Ops Lanud Silas Papare sekitar pukul 10.35 WIT. Evakuasi menggunakan pesawat jenis Cassa CN A-2302 milik TNI AU dari Obsili, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Sementara itu,  Komandan Korem 143/HO, Kolonel Yustinus Nono Yulianto,  mengatakan, seluruh jenazah prajurit TNI AD yang menjadi korban jatuhnya Heli tersebut, rencananya akan diberangkatkan ke kampung halamannya masing-masing, Minggu (16/2/2020).

(BACA JUGASetengah Tahun Menghilang, Helikopter TNI AD Ditemukan di Pegunungan Papua)

"Rencana pemulangan para jenazah itu besok minggu 16 Februari di daerahnya masing-masing menggunakan pesawat milik TNI AU yang dikirim langsung dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta," Tungkasnya.

Yustinus berharap, warga Indonesia dapat mendoakan arwah para ke-12 prajurit tersebut, yang tewas dalam misi penugasan demi menjaga keutuhan NKRI.

MUHAMMAD ILHAM

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments