hero
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna,

EDITOR : OCTOBRYAN

13 Februari 2020, 18:50 WIB

INDONESIA

OPTIMIS sehat, begitulah narasi yang diberikan Kementerian Kesehatan terhadap 238 Warga Negara Indonesia yang menjalani karantina Coronavirus Disease 19 (COVID-19) di Natuna, Kepulauan Riau.

Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi 238 warga yang akan dipulangkan Sabtu (15/2/2020) mendatang.

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China mengambil makan di pusat observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2020). Menurut Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dr Achmad Yurianto, 238 WNI tersebut akan kembali ke daerahnya masing-masing sesuai dengan perhitungan 14 hari masa observasi yakni pada Sabtu (15/2/2020) mendatang. (ANTARA FOTO/PUSPEN TNI)

"Menindaklanjuti masa observasi, kemarin di Kemenko PMK sudah kita rapatkan bahwa masa observasi akan di akhiri pada Sabtu, 15 Februari," ujar Yuri melalui telekonferensi, Kamis (13/2/2020).

Yuri menjelaskan, sebelum dipulangkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan akhir terhadap para WNI tersebut. Ia menambahkan, Kemenkes juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi agar kepulangan 238 warga itu tidak mendapat penolakan dari masyarakat.

Dua orang petugas medis menyemprotkan disinfektan pada pusat observasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2020). Penyemprotan dilakukan secara rutin tiga kali sehari terhadap meja, alat makan setelah digunakan, dan lokasi observasi 238 orang WNI. (ANTARA FOTO/PUSPEN TNI)

"Nantinya akan ada tiga pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma untuk mereka," tambahnya.

Sebelumnya, diketahui kondisi para WNI yang tengah menjalani observasi kesehatan, disebut Kemenkes dalam kondisi sehat, tidak menunjukkan gelaja seperti demam, batuk dan pilek atau bahkan positif terinfeksi virus corona atau COVID-19, jelang berakhirnya masa observasi. 

RENDIYANTO

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments