hero
Polisi paramiliter menggunakan masker saat berjaga di stasiun kereta Shanghai, China, Rabu (22/1/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song/foc/djo

EDITOR : OCTOBRYAN

24 Januari 2020, 13:40 WIB

INDONESIA

Merebaknya virus corona di Wuhan, China membuat sejumlah negara mengkhawatirkan kondisi kesehatan warganya di sana. Saat ini tercatat penyebaran virus korona telah mencapai 549 kasus dan telah menyebabkan 17 orang meninggal dunia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan, ada 428 mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Wuhan. Dari jumlah tersebut, hanya 10% yang berada di kota itu saat virus corona merebak. Sedangkan 90% mahasiswa lainnya tengah kembali ke Indonesia. 

Seorang staf membawa monitor yang memperlihatkan scan termal yang mendeteksi suhu penumpang di pemeriksaan keamanan di dalam bandara di Guatemala City, Guatemala, Rabu (22/1/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Luis Echeverria/wsj/cfo

"Karena mereka saat ini sedang liburan," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/1).

Wuhan merupakan kota di China yang pertama kali terserang wabah virus corona. Pemerintah Negeri Tirai Bambu pun mengisolasi kota yang terletak sekitar 800 kilometer barat Shanghai ini supaya virus tidak menyebar ke daerah lain. 

Wisatawan menggunakan masker saat mengunjungi Lapangan Tiananmen di Beijing, China, Rabu (22/1/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Jason Lee/hp/djo

Para mahasiswa yang kembali di Tanah Air, lanjut Retno, akan berangkat ke China pada pertengahan Februari nanti. Sebab itu, Kedutaan Besar RI (KBRI) terus berkomunikasi dengan pihak kampus di sana.

Menurut Retno, pihaknya ingin mengetahui apakah kegiatan akademik tetap berjalan seperti biasa ketika ada wabah virus corona. 

"Atau kemudian ada pengaturan yang berbeda, itu yang terus dikomunikasikan," kata dia. 

(BACA JUGAMenkes Bantah Ada Virus Corona di Indonesia)

Sejauh ini, KBRI di Tiongkok terus mengontak Warga Negara Indonesia (WNI) yang bukan mahasiswa di wilayah tersebut. Sejauh ini, mereka tidak terdampak virus corona.

Secara total, ada 2.557 mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Tiongkok. Dari jumlah tersebut, 1.280 di antaranya berada di Beijing dan 849 di Shanghai.

ANAN SURYA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments