hero
Mall Cipinang Indah di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur masih tutup pascabanjir 1 Januari 2020. (Net/ Nova Yul Hendri)

EDITOR : REZA PAHLEVI

17 Januari 2020, 22:45 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Dampak banjir besar yang terjadi pada awal bulan Januari di Jakarta, masih menyisakan pilu bagi pedagang dan managemen Mall Cipinang Indah. Pasalnya, 15 hari pascabanjir, Mall Cipinang Indah di Jalan Raya Kalimalang, Kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. belum dapat beroperasi.

Pada Rabu Siang, 15 Januari 2020, gerbang masuk mall terlihat tertututup. Dipagar pun terdapat tulisan, Mall Cipinang Indah belum bisa operasioanal sampai dengan waktu yang belum ditentukan.  Sejumlah security tampak berjaga digerbang masuk. Karung berisi pasir pun masih terlihat menumpuk menjadi tanggul sementara, di jalur menuju basement mall.

‚Äč

Camat Duren Sawit Musa Syafrudin (kiri depan) meninjau basement Mall Cipinang Indah yang sempat terendam banjir pada bencana banjir 01 Januari 2020. (NET/ Nova Yul Hendri)

Menurut Heri Yanto dari perwakilan Managemen Mall Cipinang Indah, kerusakan terparah berada di ruang basement. Terutama bagian genset dan panel listrik yang seluruhnya terendam banjir.  Hingga kini, Heri mengaku belum mengetahui pasti jumlah kerugian yang dialami pihaknya. Namun, atas kerugian banjir pada 1 Januari lalu, Pihak Managemen Mall Cipinang Indah turut menjadi salah satu yang menggugat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“(Kerusakan parah) Hampir semua equipment (peralatan) Kita yang ada di basement. ( Untuk gugatan?) Iya,” ujar Heri Yanto saat ditemui di Mall Cipinang Indah.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Timur yang di wakili oleh Camat Duren Sawit melakukan peninjauan dan pengecekan kondisi Mall Cipinang Indah. Ditemani pihak managemen, Camat beserta rombongan turut mengecek basement mall hingga dinding pembatas mall dengan SMPK 5 Penabur.   

Peninjauan ini, menurut Camat Duren Sawit, Musa Syafrudin untuk menginventarisir permasalahan yang menjadi penyebab banjir di Mall Cipinang Indah.  Dimana Diakuinya, Mall Cipinang Indah menjadi salah satu mall yang gugat Pemprov DKI Jakarta.

“Setelah Kita inventarisir, kita bisa lihat bahwa lokasi atau posisi dari Cipinang Indah Mall dan (SMPK) Penabur ini sangat rendah,” ujar Musa.  

Dengan kondisi lokasi yang rendah, Menurut Musa, Mall Cipinang Indah dikeliling dinding-dinding pembatas. Namun, saat peninjauan ditemukan dinding pembatas mall jebol dengan panjang 40 meter dan tingginya satu meter.  Disisi lain, dinding dari SMPK 5 Penabur turut jebol kurang lebih 3 meter.

“Kita lihat tadi kerusakannya di basement sampai banjirnya setinggi hingga Lower Ground. Dimana itu bisa dilihat, ruang genset sudah tenggelam. Ruang panel dan trafo sudah tenggelam. Chiller ( alat pendingin) juga,” ungkapnya.

Atas beragam temuan ini, Musa mangaku akan melaporkan ke Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Diketahui, Mall Cipinang Indah terendam banjir awal tahun 2020, setelah Kali Sunter meluap akibat hujan deras. Banjir setinggi 50 centimeter merendam lantai dasar mall hingga basement. Pihak management mall masih berusaha menormalisasi fasilitas mall termasuk bagian basement yang sempat terendam banjir.  

NOVA YUL HENDRI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments