hero
(Sinchew)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

15 Januari 2020, 12:15 WIB

MALAYSIA

Pedagang minuman kekinian boba nekat mencampurkan ekstasi pada minuman yang dijualnya. Aksi pedagang tersebut dibongkar oleh Kepolisian Malaysia dan membuat heboh banyak orang. Rupanya, pedagang boba tersebut merupakan jaringan pengedar yang sengaja mengelabuhi petugas dengan pura-pura jualan boba.

Dikutip dari World Of Buzz (15/01/20), para pengedar narkoba ini tidak menjual barang haram itu dalam bentuk fisik seperti pil atau bubuk. Namun mereka mencampurnya ke dalam bubble tea alias boba. Enggak cuma milk tea, minuman lain mulai es lemon tea, jus anggur, dan varian lainnya pun di campur dengan barang haram tersebut.

(Sinchew)

Jaringan pengedar boba ekstasi ini beroperasi di daerah Langkawi dan Bukit Tinggi, Malaysia. Bisnis boba haram ini dijalankan oleh empat laki-laki dan tiga perempuan. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 131 paket bubuk milk tea dan 27 varian minuman, yang seluruhnya sudah di campur ekstasi.

Selain itu, empat mobil, empat tas, dua jam, uang tunai yang seluruhnya bernilai total lebih dari Rp1 miliar rupiah diamankan petugas setempat. Sebenarnya modus mencampurkan bubuk seperti ini seringnya dilakukan dalam minuman yang disajikan di sejumlah bar dan klub malam.

(Sinchew)

Sementara cara mencampur narkoba dengan bubble tea dengan bubuk ekstasi baru terjadi. Harga per gelas boba campur ekstasi juga enggak wajar yaitu sekitar Rp800 ribu hingga Rp1 juta. Sepertinya kalau jajan boba, selain harus waspada diabetes hati-hati juga sama yang dicampur ekstasi ya.

ARIS SATYA | WORLD OF BUZZ

 

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments