hero
Petugas keamanan berjalan di samping ruang kerja Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang disegel KPK di Jakarta, Kamis (9/1/2020). Penyegelan terhadap ruang kerja Wahyu Setiawan dilakukan setelah KPK menan

EDITOR : OCTOBRYAN

9 Januari 2020, 19:05 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel dua ruangan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan usai Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (09/01/2020) kemarin.

"Tadi dilakukan penyegelan oleh penyidik KPK, ruang kerja di kantor, kemudian kamar dan ruang dinas itu juga dilakukan penyegelan," ujar Ketua KPU Arief Budiman saat ditemui wartawan di gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (09/01/2020).

Petugas keamanan berjalan di samping ruang kerja Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang disegel KPK di Jakarta, Kamis (9/1/2020). Penyegelan terhadap ruang kerja Wahyu Setiawan dilakukan setelah KPK menangkap tangan Komisioner KPU tersebut bersama tiga orang lainnya pada Rabu (8/1/2020). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Arief menjelaskan, penyegelan itu untuk mengamankan dan menjaga agar tidak terjadi perubahan di lokasi. Sebab, sewaktu-waktu penyidik dapat memerlukan dokumen untuk membantu pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus yang menimpa Wahyu Setiawan. 

"KPK juga menyampaikan nanti kalau ada perkembangan pemeriksaan baru mereka akan mengambil dokumen," lanjut Arief.

Pewarta foto memotret segel yang dipasang KPK di ruang dinas komisioner KPU Wahyu Setiawan. (NET/Radika)

Hingga kini, KPK masih memeriksa Wahyu Setiawan secara intensif. Wahyu diduga suap pergantian antar waktu anggota DPR. Tidak hanya Wahyu, KPK juga mengamankan dua orang lainnya dalam operasi tersebut.

Wahyu diketahui sudah belasan tahun mennjadi penyelenggara pemilu. Pria lulusan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto ini pernah menjabat sebagai komisioner KPU Daerah Banjarnegara periode 2003-2013. Kariernya kian moncer setelah pada tahun 2013-2018 terpilih menjadi komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah.

Wahyu kini menjabat Komisioner KPU RI Bidang Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat periode 2017-2022.

RADIKA KURNIAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments