hero
BMKG prakirakan cuaca buruk akan terjadi tanggal 9 dan 10 Januari 2020 (NET/ Rendianto)

EDITOR : SUWARDI ROSADI

9 Januari 2020, 09:29 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intesitas tinggi akan kembali terjadi di Jabodetabek pada hari Kamis dan Jumat, 9 dan 10 Januari 2020.

Prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG ini tidak berbeda dengan kedutaan besar Amerika Serikat, yang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem bagi warganya yang berada di Jakarta, yaitu rentang waktu sampai dengan 12 Januari mendatang.

Berdasarkan pengamatan BMKG, kondisi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi dalam lima hari kedepan. Aktifnya angin monsun Asia dan adanya pertemuan angin dari Banten hingga Nusa Tenggara Timur akibat tekanan udara rendah di sebelah Barat Laut Australia membuat cuaca buruk berpotensi terjadi.

“Kondisi terkini dari dinamika atmosfir masih aktifnya monsun Asia, sehingga pertemuan angin di Nusa Tengara dan Barat Laut Australia dan beberapa prakiraan karena gelombang atmosfir Indonesia yg masih aktif. Jadi untuk cuaca Jabodetak ekstrem 5 hari kedepan. Untuk prakiraan cuaca tidak berbanding terbalik dengan Amerika Serikat, karena memang prakiraan cuaca BMKG terjadi hujan.” Papar Kabid Manajemen Iklim dan Kualitas Udara BMKG Joko Budi Utomo kepada NET.

BMKG himbau untuk mewaspadai curah hujan tinggi di wilayah Jabodetabek, mengingat secara bersamaan akan terjadi kondisi air laut pasang di pesisir Jakarta.

Ketinggian air laut maksimum mencapai nol koma enam meter, sehingga bisa mengganggu atau menahan aliran air dari kali ke laut.

Kondisi cuaca dan perairan di mesin pompa Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (08/01/2020) siang. (NET/ Andri Prasetyo)

Guna mencegah terjadinya banjir rob atau air pasang laut di pemukiman warga yang berada dipesisir laut dan jalan raya, petugas sumber daya air melakukan pengecekan terhadap mesin mesin pompa,  seperti di mesin pompa Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (08/01/2020) siang.

Sebanyak dua pompa air sudah siap beroperasi untuk menghadapi banjir rob atau air pasang laut, yang di prediksikan oleh BMKG.

RENDIANTO | ANDRI PRASETYO

 

                               

9

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments