hero
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar (kiri) menghadirkan istri korban pembunuhan yang menjadi tersangka Zuraida Hanum (kedua kanan) saat memaparkan kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri

EDITOR : OCTOBRYAN

8 Januari 2020, 17:40 WIB

SUMATERA UTARA, INDONESIA

Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan tiga orang tersangka atas kasus pembunuhan terhadap Jamaludin Hakim Pengadilan Negeri Medan.

Ketiganya ialah Zuraida Hanum (46), istri korban, serta dua orang eksekutor berinial Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29).

Tersangka kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Zuraida Hanum (tengah) yang juga istri korban dihadirkan polisi ketika gelar kasus di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/1/2020). ANTARA FOTO/Septianda Perdana/wsj.

"Ketiganya terancam hukuman mati karena terlibat pembunuhan berencana," ujar Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Martuani Sormin saat konferensi pers dengan awak media, Rabu (8/1/2020).

Martuani menjelaskan, dalam pemeriksaan terungkap fakta bahwa korban dibunuh di rumahnya dengan cara dibekap sebelum dibuang ke Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11/2019) lalu.

Tiga tersangka pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaludin dihadirkan di Mapolda Sumatera Utara. (NET/Yono)

"Motif sedang didalami penyidik. Tapi kami menduga, ini adalah masalah rumah tangga  sehingga terjadilah kasus ini," kata Martuani.

Diketahui, hakim Jamaluddin menikah dengan tersangka Zuraida pada 2011 lalu dan dikaruniai satu orang anak. Dalam perjalanan waktu, Zuraida cemburu pada korban karena diduga selingkuh dan berniat menghabisi korban pertama kali pada Maret 2019.

Barang bukti hasil kejahatan kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaludin ditampilkan di Mapolda Sumatera Utara. (NET/Yono)

Pada akhir tahun 2018, Zuraida berkenalan dengan Jefri dan sering curhatan sehingga memiliki hubungan asmara. Senin, (25/11/2019), keduanya bertemu di kedai kopi dan merencanakan pembunuhan korban dengan memberitahukannya kepada Reza.

Salah satu barang bukti kasus  pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaludin ditampilkan di Mapolda Sumatera Utara. (NET/Yono)

Kamis (28/11/2019), Jefri dan Reza dijemput mobil Toyota Camry oleh Zuraida di Pasar Jojor Jalan Karya Wisata menuju rumah korban di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B Nomor 22, Medan, Sumatera Utara. 

Mobil kemudian langsung masuk ke dalam garasi, lalu Zuraida mengantar Jefri dan Reza ke lantai 3 rumah korban untuk melakukan eksekusi Jumat (29/11/2019) dini hari. 

Mobil Toyota Prado yang digunakan pelaku untuk membuang jasad korban. (NET/Yono)

Selanjutnya, ketiganya mengangkat jasad korban dan memasukkan ke mobil Toyota Prado hingga seolah-olah kematian korban terjadi akibat kecelakaan.

YONO SAPUTRA

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments