EDITOR : OCTOBRYAN

6 Januari 2020, 12:30 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Indonesia kembali kehilangan seniman berbakat. Artis multi-talenta Ria Irawan meninggal dunia, Senin 6 Januari 2020 di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Mayky Wongkar, suami Ira Irawan tidak hentinya menyebut kebaikan yang telah dilakukan oleh istrinya semasa hidup.

"Dulu pernah bawa ibu saya pas sakit ke rumah, kemudian Ira merawatnya dengan telaten. Bahkan dia bilang kalau bisa sakit ibu dibagi ke dia," ujarnya di rumah duka di Jalan Anggrek Lestari Indah, Perumahan Lebak Lestari Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. 

 

Semasa hidup, Ria Irawan tak jarang membagikan sederet unggahan beragam momen melalui akun media sosial pribadi. Tidak terkecuali semangatnya untuk berjuang melawan kanker. Ria Irawan merupakan penyintas kanker kelenjar getah bening sejak 2014. 

Terlahir dengan nama lengkap Chandra Ariati Dewi Irawan, Ria dibesarkan dalam lingkungan film. Ayahnya adalah aktor yang kemudian bermetamorfosis jadi sutradara, Bambang Irawan. Ibunya, Ade Irawan, juga berlatar belakang sama.

 

Dilansir dari Wikipedia, Artis kelahiran 24 Juli 1969 ini mulai mengenal dunia depan kamera setelah menjadi figuran dalam film besutan ayahnya Sopir Taxi dan Belas Kasih pada 1973 silam. Kala itu, usia Ria masih empat tahun.

Salah satu tolok ukur kesuksesan karier akting Ria adalah film Kembang Kertas di tahun 1984. Berkat film besutan sutradara Slamet Rahardjo itu, Ria dinominasikan untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik FFI 1985.

 

Bakat akting Bungsu lima bersaudara ini makin berkembang. Perannya di film Bila Saatnya Tiba (1985), Ria meraih nominasi Festival Film Indonesia 1986 sebagai Aktris Pendukung Terbaik.

Namun pada tahun 1988, Ria baru berhasil memenangkan perhargaan pertamanya yaitu Pemeran pendukung wanita terbaik di Festival Film Indonesia melalui Film Selamat Tinggal Jeanette (1987), yang juga diperankan oleh aktor kawakan Mathias Muchus dan Meriam Bellina. 

 

Sempat absen di layar lebar selama 10 tahun, Ria kembali berakting dalam film Biola Tak Berdawai. Lewat perannya dalam film tersebut, Ria dinobatkan sebagai The Best Actress dalam ajang Festival Film Asia Pasifik di Iran.

Setelah itu, Ria kembali menancapkan namanya dalam jagat film Indonesia. Film-film populer seperti Janji Joni (2005), dan Berbagi Suami (2006) dibintanginya. Total sudah ada 43 film yang ia hasilkan selama perjalanannya sebagai aktris. 

Ria Irawan dalam film Biola Tak Berdawai. (ISTIMEWA)

Ria juga merambah dunia tarik suara. Kesempatan rekaman datang untuk membuat album keroyokan bersama kelompok yang diberi nama Japras, yang terdiri dari, antara lain Ully Artha, Debby Cintia Dewi, Wieke Widowati, Rini S. Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa, Ani Kusuma, Eva Arnaz, dan Rima Melati. 

Album ini meledak dan laris di pasaran. Ria juga merekam dua album dangdut bersama Rano Karno, Hiasan Mimpi dan Sorga Dunia, serta album pop Setangkai Anggrek Bulan dan Di Antara Hatiku Hatimu. 

(BACA JUGASeberapa Pentingkah Olahraga Bagi Pengidap Kanker Payudara?)

Ria juga pernah membentuk trio bersama Nurul Arifin dan Ita Mustafa. Tak cukup menjadi penyanyi, Ria juga menjadi produser untuk albumnya yang berjudul Untuk Kamu bekerja sama dengan Deddy Dhukun. Ria kemudian membuat album duet dengan Melissa, penyanyi Malaysia.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments