hero
(Oddity Central)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

3 Januari 2020, 16:33 WIB

RUSIA

Kalau biasanya kegiatan anak umur 11 tahun adalah pergi ke sekolah, main video game, dan internet-an, beda halnya sama Timofey Klevakin. Ia adalah bocah lelaki dari pedesaan Shalya, Pegunungan Ural, Rusia yang sibuk berlatih di gym dan memecahkan rekor angkat berat. Dari umur lima tahun, Timofey tertarik pada angkat besi setelah melihat ayahnya Arseny Klevakin berlatih di gym. Mengetahui kemauan putranya, Arseny mulai melatih Timofey, meskipun istrinya khawatir karena anaknya masih terlalu muda. 

(Oddity Central)

Dikutip dari laman Oddity Centra (03/01/2020) saat umur enam tahun ia mengikuti kompetisi angkat besi regional, Timofey memukau hadirin dan juri dengan deadlifting barbell 55 kilogram. Dari situ, dia bekerja keras dan di umurnya yang 11 tahun ini, ia mempersiapkan diri untuk memecahkan rekor deadlift nasional untuk kelas berat dengan mengangkat barbel 105 kilogram. Piala Rusia tahun ini yang diadakan di Kota Chelyabinsk, Timofey berhasil melakukan deadlift 100 kilogram. Banyak orang yang kagum mengingat usianya masih sangat muda dan berat badannya hanya 38 kilogram hingga diklaim menjadi bocah terkuat di dunia. 

(Oddity Central)

Belakangan ini ia membuat takjub ketika melihat cara latihannya yaitu dengan membalikkan ban traktor beberapa kali dari beratnya, kemudian menarik traktor besar dan mobil dengan bantuan sabuk elastis. Di kampung halamannya, Timofey dianggap sebagai pahlawan karena melakukan prestasi yang enggak bisa dilakukan banyak orang dewasa. Bahkan, dia secara rutin melawan pria dewasa dalam kompetisi angkat besi, beberapa dari mereka setengah abad lebih tua darinya, bahkan lebih tinggi.

Salah satu hal yang paling luar biasa tentang Timofey adalah ia mengerti bahwa untuk memenuhi mimpinya menjadi juara, ia harus bekerja keras dan meninggalkan beberapa hal yang disukainya. Jika anak laki-laki lain seusianya bermain, dia justru berlatih di gym setidaknya tiga kali seminggu, enggak makan permen dan makanan gurih sebagai bagian dari diet atlet.

(Oddity Central)

Ibu Timofey dan beberapa pakar perkembangan anak khawatir bahwa latihan beban yang intens dapat berdampak buruk pada kesehatannya, terutama tulang belakang dan lututnya. Tapi Arseny Klevakin yakin bahwa dia selalu berhati-hati untuk enggak mendorong anaknya terlalu keras. Kini, Timofey Klevakin sedang berlatih untuk mencetak rekor baru Kejuaraan Rusia, musim semi mendatang, dengan deadlifting 105 kilogram.

ESTHER CRAMER | ODDITY CENTRAL 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments