EDITOR : OCTOBRYAN

13 Desember 2019, 16:35 WIB

INDONESIA

Organisasi PBB yang menangani bidang pendidikan, ilmu, dan budaya atau UNESCO akhirnya menetapkan Pencak Silat asal Indonesia menjadi warisan budaya dunia tak benda. Pengumuman itu diambil dalam sidang ke-14 Intergovermental Commitee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, di Bogota, Kolombia, Kamis, 12 Desember 2019 kemarin.

Dikutip dari situs UNESCO, badan khusus PBB yang didirikan tahun 1945 ini menilai Pencak Silat Indonesia tidak hanya ilmu beladiri semata, tetapi merupakan sebuah tradisi lisan, seni pertunjukan, ritual, festival, kerajinan tradisional, pengetahuan, praktik sosial, serta kearifan lokal.

Delegasi Indonesia dalam sidang ke-14 Intergovermental Commitee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, di Bogota, Kolombia. (ANTARA FOTO)

Sementara itu Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Prof. Surya Rosa Putra mengatakan bahwa tradisi pencak silat tak hanya sekadar bela diri, tetapi juga bagian dari jalan hidup pelakunya.

“Pencak Silat mengajarkan kita untuk dapat menjalin hubungan baik dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan. Pencak Silat juga tak hanya mengajarkan teknik serangan, termasuk di dalamnya bagaimana menahan diri dan menjaga keharmonisan.” ujar Surya dalam keterangan tertulis kepada NET.Z, Jumat 13 Desember 2019.

Pencak Silat merupakan seni bela diri asal Indonesia yang menjadi tradisi turun-temurun dari generasi ke generasi. Istilah 'pencak' lebih dikenal di Jawa, sedangkan istilah 'silat' lebih dikenal di Sumatera Barat, menggambarkan sekelompok seni bela diri dengan banyak kesamaan.  Elemen-elemen inilah yang membentuk pencak Silat menjadi warisan budaya dunia tak benda.

Pesilat menampilkan jurus saat acara festival pencak silat di Cinere, Depok, Jawa Barat (2/11/2019). Kampung Cinere menggelar festival pencak silat tradisional Betawi yang diikuti sebanyak 35 perguruan silat berbagai daerah dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-91. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Dengan ditetapkannya pencak silat, Indonesia saat ini memiliki 11 warisan budaya tak benda UNESCO antara lain wayang, batik, pelatihan batik, angklung, tari saman, noken, tiga genre tradisi tari Bali, kapal Pinisi dan pencak silat.

 

Saat ini terdapat komunitas, perguruan dan festival pencak silat di 52 negara di dunia. Kendati sudah dilombakan di Asian Games 2018, tapi cabang olahraga pencak silat belum dilombakan di gelaran olahraga terbesar dunia, yaitu Olimpiade.

NUGRAHANTO MARGO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments